dutapublik.com – KARAWANG Tiga pelaku pengeroyokan di pertokoan Samping flayover Cikampek, Desa Cikampek Kota Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang diamankan Tim Reaksi Cepat Polsek Cikampek. Dua dari tiga pelaku merupakan masih anak dibawah umur.
“Pelaku diantaranya berinisial AJ (20) Kampung Toge Sentul Desa Cikampek Selatan Kecamatan Cikampek, FM (16) dan MNC (15) warga Kecamatan Kotabaru. Ketiga pelaku pengeroyokan tersebut, diamankan sekitar pukul 02.30 Wib, pada Minggu (28/3) dini hari,” ungkap Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra melalui Kapolsek Cikampek, Kompol Endar Supriyatna kepada wartawan, pada Selasa (30/3).
Dikatakannya, ketiganya merupakan pelaku pengeroyokan terhadap seorang warga asal Dusun Bojong Desa Cilamaya Girang Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang, berinisial YA (21).
“Ketiga pelaku dan korban pengeroyokan, sehari-harinya berprofesi sebagai pengamen,” katanya.
Untuk kronologisnya, ungkap Endar, pada Minggu (28/3) dini hari, sekitar pukul 02.30 Wib, telah terjadi pengeroyokan terhadap korban.
Awalnya, pada saat korban bersama saksi, bertemu dengan salah satu pelaku di tempat kejadian perkara (TKP) dengan pelaku.
“Pada saat itu, korban terlibat cekcok dengan salah satu pelaku, hingga pelaku mengeluarkan senjata tajam (Sajam) berupa golok. Tidak lama, teman-teman pelaku membantu mengeroyok korban,” jelasnya.
Ketiga pelaku yang tengah melakukan aksi pengeroyokan terhadap korban, kata Endar, mendadak pergi melarikan diri lantaran melihat rombongan Tim Reaksi Cepat Polsek Cikampek yang sedang melaksanakan patroli malam antisipasi kenakalan remaja. Akibat kesigapan Petugas Kepolisian, upaya para pelaku untuk melarikan diri itu, gagal dan berhasil diamankan jajarannya.
“Selain mengamankan tiga pelaku, barang bukti sebilah sajam berupa golok turut diamankan jajarannya. Karena pelaku ada yang masih anak di bawah umur, kita sudah limpahkan kasus pengeroyokan tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang,” tuturnya.
Akibat aksi pengeroyokan tersebut, tambah Endar, korban dilarikan ke RS Siloam Purwakarta guna mendapatkan penanganan pertama tindakan medis.
“Korban mengalami luka sobek di bagian telapak tangan dan kaki sebelah kiri akibat sabetan sajam berupa golok oleh pelaku,” tandasnya. (gusti)