Glady Kandouw Ikuti Acara Hari OTDA Ke-25 Tahun 2021

352

dutapublik.com – MINAHASA Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw, S.E., mengikuti Pembukaan Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) yang ke-25 Tahun 2021 via zoom meeting dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, pada Senin (26/4) kemarin.

Turut hadir Mendagri Drs. Tito Karnavian dan jajaran yang menjadi penyelenggara kegiatan tersebut,
Mngangkat tema Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di masa Pandemi Covid-19 untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit dan Indonesia Maju.

Mengutip arahan Wapres, Glady Kandouw mengungkapkan, bahwa Peringatan Hari Otonomi Daerah saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika serta tantangan yang Pemerintah Daerah di masa yang akan datang. 

“Penyelenggaraan Otonomi Daerah OTDA merupakan bentuk pengakuan Pemerintah Pusat terhadap kemandirian daerah guna meningkatkan layanan terhadap masyarakat, meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masayarakat dan Pemerintah Daerah dalam rangka mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Lanjutnya, pelaksanaan Otonomi Daerah yang berkualitas membutuhkan perubahan kepemimpinan yang adaptif, pemimpin yang mampu menghadapi berbagai situasi, cepat dan tepat dalam bertindak dan berorientasi pada masalah yang selalu menyesuaikan dirinya dengan keadaan dan keadaan.

Pada kesempatan tersebut, Wapres juga memberikan dukungan yang terkait dengan penyelenggaraan Pemerintah Daerah termasuk dalam masa pandemi Covid-19.

Diperlukan paradigma Pemerintahan dan pembangunan yang masih berorientasi pada bisnis sebagai rutinitas atau rutinitas menjadi teknologi informasi dengan memanfaatkan model budaya, SDM unggul, teknologi informasi dan kearifan lokal sesuai dengan faktor daerah masing-masing.

“Pentingnya sinergi dan koordinasi Pemerintahan secara kolaboratif baik antar Daerah, antar Pusat dan Daerah, antar Pemerintah dengan Swasta yang akan menjadi salah satu kekuatan daya tahan ekonomi dan sosial masyarakat,” sebutnya.

Iya juga menuturkan bahwa pemetaan masalah dan kapasitas Pemerintah Daerah berbasis data sebagai dasar pembuatan kebijakan. 

“Pandemi Covid-19 menjadi contoh pentingnya ketersedian, kelengkapan dan akses data serta tanggap cepat dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi krisis,” tandasnya

Proses digitalisasi di seluruh aspek pelayanan-pelayanan dan pembangunan Daerah kerangka Pemerintahan terbuka ditingkat Pemerintah yang lebih relevan.

Dalam kesempatan itu Wapres seluruh jajaran Pemerintah Daerah sebagai ujung tombak Pemerintahan agar selalu menjadi contoh yang baik dalam berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik maupun dalam menegakkan protokol kesehatan serta program menyukseskan vaksinasi di seluruh Indonesia. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *