dutapublik.com – MEDAN Mengenal lebih dekat sosok di balik perubahan wajah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Medan.
Dialah Theo Adrianus Purba, di mata anggotanya adalah seorang pemimpin atau atasan yang sangat berbeda dengan pendahulunya.
Hal tersebut diungkapkan sejumlah pegawai Rutan Kelas I Medan kepada wartawan, pada Minggu (9/5).
Menurut mereka, Karutan Theo Adrianus Purba adalah seorang pemimpin yang Influencer dalam artian pemimpin yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain karena kapasitas yang dimilikinya.
Atas kerja yang nyata dan tanpa sedikitpun membedakan Antara atasan dan Bawahan, Theo Adrianus mencerminkan contoh bahwa pimpinan itu tidak harus duduk manis di ruangan ber AC.
“Pimpinan itu bukan hanya duduk manis saja di kantor. Namun, mengontrol semua tahanan yang ada di dalam Rutan agar kondusif dan tetap baik-baik saja. Saya ingin bawahan-bawahan saya dapat mengikuti jejak baik saya selama saya masih memimpin Rutan Kelas 1 Medan ini,” ujar Karutan Theo saat ditemui wartawan.
Dari kegiatan positif seperti memasak di ruangan dapur yang akan diberikan untuk dikonsumsi para Napi.
“Yang kami utamakan adalah kebersihan dan tentunya menyajikan makanan yang sehat. Kegiatan memasak makanan Napi bisa mencapai tiga kali sehari yang merupakan kewajiban di Rutan ini.” ungkap Theo Adrianus sembari memantau bawahan yang sedang memasak makanan para Napi di ruang dapur Rutan.
Menjalin komunikasi antara pimpinan dan anggota tentu sangat perlu dan harus saling Koordinasi untuk penyampaian arahan kebijakan pimpinan. Agar setiap tugas yang di emban dapat dilaksanakan dan disesuaikan.
Pantauan awak media saat Silaturahmi ke Rutan Kelas 1 Medan, Theo Adrianus menggenggam adukan masakan guna memperlihatkan bahwa di Rutan Kelas 1 Medan tetap mengutamakan kebersihan.
“Jadi jika ada orang yang mengatakan di Rutan itu masaknya asal-asalan, itu tidak benar dan semua berjakan sesuai SOP,” tandasnya. (AVID)





