Duta Publik

Kasus Pengeroyokan Tak Kunjung Sidang, Pelaku Pun Tak Ditahan

491

dutapublik.com, MEMPAWAH -Kasus dugaan tindak pidana kekerasan pengeroyokan (penganiayaan), yang dialami Hasan (40) warga RT 002 RW 003 Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Kasus tersebut terjadi di SPBU Nusapati Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh, pada Selasa (12/10/2021) pukul 17.15 Wib. Dengan pelaku OTK itu tak kunjung disidangkan di Pengadilan Negeri Mempawah.

Berdasarkan hasil Surat Tanda Penerima Laporan Polisi Nomor : STPL/236/XII/2021/Polsek Sungai Pinyuh/Res Mempawah, pada tanggal 06 Desember 2021. Pelaku HN alias H Cs melakukan Pengeroyokan terhadap korban bernama Hasan (40) di area SPBU Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah .

Desas desus salah satu pelaku pengeroyokan berinisial IF warga Desa Nusapati, sebelumnya juga melakukan penganiayaan sekitar bulan Agustus 2021 terhadap Sanusi warga Desa Peniraman sampai kepersidangan Pengadilan Negeri Mempawah .

Namun IF masih berstatus masa tahanan melakukan hal sama ikut terlibat pengeroyokan terhadap koban bernama Hasan (40) pada hari Selasa (12/10/2021) di lokasi SPBU Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh. Korban Hasan (40) adalah kakak kandung dari Sanusi yang pernah dianiaya oleh IF tiga bulan sebelum kejadian pada hari Selasa (12/10/2021) .

Selanjutnya, awak media mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri/Kajari Mempawah, Konfirmasi terkait kasus pengeroyokan oleh HN alias H Cs di SPBU Desa Nusapati .

Anton Zulkarnaen, SH., MH., selaku JPU mengatakan, “Kita sudah terima berkasnya dari Penyidik Polsek Sungai Pinyuh untuk disidangkan, namun masih ada berkas yang belum lengkap dari Penyidik dan ada dua pelaku Pengeroyokan berinisial IB dan IF dilaporan dari Penyidik Kepolisian sebagai DPO, ” pungkasnya. 

Informasi yang didapatkan awak media dari narasumber dipercaya kalau keberadaan pelaku IB dan IF tidak pergi kemana-mana, malah sebaliknya pelaku IB dan IF masih aktif melakukan kegiatan Penimbunan BBM Subsidi jenis Solar yang didapat dari SPBU Desa Nusapati .

Dugaan kuat adanya keterlibatan Oknum Penyidik membuat laporan ke Jaksa Penuntut Umum/JPU, Pelaku IB dan IF sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian Sektor/Polsek Sungai Pinyuh Res Mempawah .

“pelaku pengeroyokan terdahap saya, Kasus tersebut terjadi pada hari Selasa (12/10/2021) di SPBU Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah. Saat itu saya sedang mengantri BBM tiba-tiba pelaku bernama HN memiting saya dari belakang dan kemudian rekan rekan pelaku memukul ke arah wajah dan dada, ”  ujar Hasan. Jumat (30/9). 

Hasan menambahkan ” tak hanya sampai di situ teman-teman pelaku datang lalu memukuli saya,” imbuh Hasan. 

Dikatakan Hasan, Akibat kejadian itu dirinya mengalami bengkak di sekitar muka memar dan terasa sakit di dada.

“yang menjadi pertanyaan saya hingga saat ini kasus tersebut belum mendapat kepastian kapan pelaku disidangkan. Informasi yang didapat dari Kepolisian Sektor/ Polsek Sungai Pinyuh berkas itu sudah dilimpahkan kejaksaan Negeri/Kajari Mempawah, ” ucapnya.

“Namun yang terjadi Para Pelaku
pengeroyokan tidak dilakukan penahanan padahal ancaman sudah sudah jelas diatas lima tahun, ” puskas hasan.

Hasan menilai ada kejanggalan terhadap kasus pengeroyokan diri nya yg terkesan bertele-tele karena sudah sepuluh bulan lebih. Dan hingga kini belum ada kejelasan kapan pelaku atau tersangka akan disidangkan. (AM). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!