Duta Publik

Lagi-lagi Ulah Mustopa, Diduga Berlakukan Tebang Pilih Rehab Bangunan SD Di Tegalwaru Karawang

668

dutapublik.com – KARAWANG Adanya rehab bangunan SD tentunya adalah sebuah asa para pengelola sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan sarana yang lebih layak lagi. Namun program rehab SD yang dananya bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) 2020 ini ada yang jauh dari asa tidak sesuai dengan harapan.

Salah satunya diduga terjadi di Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang. Menurut narasumber salah satu praktisi pendidikan di Tegalwaru, program rehab dari DAK ini dirasakan tebang pilih. Dimana yang dekat dengan PGRI dan Korwilcambidik Tegalwaru diprioritaskan sementara yang tidak memiliki kedekatan walaupun bangunan SD nya rusak parah tidak mendapat prioritas rehab.

Menurut narasumber, tebang pilih rehab bangunan SD di Tegalwaru diduga dilakukan oleh oknum guru yang juga Ketua PGRI Tegalwaru bernama Mustopa.

“Pengaturan siapa yang dapat rehab DAK ini diduga dilakukan Ketua PGRI bernama Mustopa. Oleh Mustopa ternyata bangunan sekolah yang belum layak rehab diberi prioritas dapat dana rehab dari DAK,” ujarnya.

Sementara itu kata narasumber SDN Cigunungsari II, SDN Cigunungsari I, dan beberapa SD lainnya sampai hari ini belum disentuh oleh program rehab padahal kondisinya sudah rusak parah.

“Yang layak direhab malah tidak direhab.  Kayaknya dia (Mustopa) ga mau merehab SD yang kondisinya rusak berat. Saya curiga oknum ini terkesan membiarkan karena akan menghabiskan dana besar dengan perhitungan cuma dapat untung sedikit dari sisa rehabnya,” tegasnya.

Sementara itu dutapublik.com berupaya mengkonfirmasi Ketua PGRI Tegalwaru, Mustopa, untuk dimintai tanggapannya terkait keluhan diatas, namun hingga berita ini dipublikasikan yang bersangkutan belum memberikan jawaban. (uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!