Duta Publik

Memperingati Isro Mi’raj, Yayasan Darul Yatama Karawang Resmikan Asrama Yatim Piatu

474

dutapublik.com – KARAWANG Dalam rangka memperingati Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW Yayasan Darul Yatama Karawang yang berlokasi di Dusun Bojong Desa Bojongsari Kecamatan Tirtamulya kabupaten Karawang mengadakan acara pengajian umum yang dipimpin langsung oleh KH. Sofwan Abdul Gani (Kang Wawan) pimpinan pondok pesantren Baitul Burhan Tempuran. Acara ini sekaligus disambung dengan santunan yatim dan piatu serta peresmian asrama yatim dan piatu pada Minggu (28/3).

Acara tersebut dihadiri pendiri yayasan KH. Jalaulludin Badrudzaman dan beberapa tokoh agama, tokoh masyarakat serta aparatur pemerintahan desa yang langsung dihadiri oleh Tirta, kades Bojongsari serta para tamu undangan dengan tetap mematuhi Prokes (protokoler kesehatan) sesuai anjuran pemerintah.

Ketua Yayasan Darul Yatama, Abdul Rohman S.Pd.I., mengucapkan syukur Alhamdulillah bahwa acara rutin santunan yatim dan piatu yang dilaksanakan seminggu sekali ini bisa berjalan berkat para donatur yang telah menyisihkan sebagian rizkinya dari sejak 2017 silam.

“Alhamdulillah pada hari ini asrama yatim dan piatu juga bisa berdiri untuk dapat digunakan sebagai sarana tempat tinggal dan mencari ilmu,” ungkap Abdul Rohman.

Ia menambahkan selaku panitia, Yayasan sangat mengharapkan bantuan para donatur untuk bisa menyisihkan sebagian rizkinya dengan datang langsung ke Asrama ataupun ke pengurus yayasan ataupun bisa langsung mendonasikan dengan mentransfer ke nomor rekening BRI di nomor rekening 367401023784538 an. Darulyatama.

“Insyaallah yang memuliakan anak yatim selalu mendapatkan keistimewaan tersendiri dari Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, keistimewaan tersebut telah disebutkan dalam hadits beliau. Sesuai sabdanya ‘Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini’ kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya. HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304,” ucapnya. (uhe)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *