Oknum RW Desa Cibogohilir Diduga Tabrak Netralitas Dan Intimidasi Warga Jelang Pilkades

927

dutapublik,com, PURWAKARTA – Netralitas Perangkat Desa dalam ajang Pilkades harus tetap dijaga. Hal itu sudah diatur dalam Peraturan Daerah melalui Instruksi Bupati di masing-masing wilayah.

Namun, Perangkat Desa Cibogohilr Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat, diduga terlibat mengarahkan warga untuk memlih pada salah satu Calon Kepala Desa nomor urut 5 (Hasan Hambali).

Diketahui, di Desa Cibogohilir jumlah Calon Kepala Desa (Calkades) yang akan mengikuti kontestasi Pilkades berjumlah 5 orang.

“Agus, yang saat menjabat sebagai Kepala Rukun Warga (RW_red) 11 Kampung Sindangaso, yang seharusnya menjaga netralitasnya dalam Pilkades nanti, diduga kuat malah mengajak warga untuk memilih salah satu Calon,” Kata Rian asala satu warga Desa Cibogohilir, kepada awak media, pada Sabtu (11/9) malam.

Lanjut Rian, RW Agus tersebut, juga disinyalir melakukan tindakan intimidasai dengan cara menakut nakuti warga apa bila tidak menuruti arahannya, warga tersebut tidak akan lagi dapat menerima bantuan Pemerintah, yaitu BLT DD.

“Selain itu banyak warga lain yang mengadu kepada saya terkait perilaku RW Agus di lingkungan masyarakat saat ini. Untuk itu saya minta pihak Pemerintah Desa atau pun Panitia Pilkades untuk menindak dengan tegas dan mengawasi jalannya Pilkades di Desa kami terutama untuk para Aparatur Desanya di lapangan,” ujarnya.

Sementara, RW Agus, ketika dikonfirmasi melalui sambungan Handphone miliknya, dirinya mengngakui pernah mengajak kepada Rian untuk memilih ke sala satu Calon.

“Tetapi Rian kan bukan warga Cibogohilir, tapi warga Plered. Saya tidak pernah menakut nakuti warga untuk tidak akan dapat bantuan dan saya punya group WA Kampung Sindangaso saja,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Hasan Hambali, selaku Calkades No urut 5, ketika dikonfirmasi, dirinya langsung membantah jika RW tersebut sebagai Tim Sukses dirinya dan tidak pernah mengarahkan atau menyuruh RW untuk melakukan hal tersebut,

“Saya tidak tahu menahu dan itu bukan urusan saya. Silakan saja dengan yang bersangkutan,” bantahnya. (Irvan/Asep)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *