Duta Publik

Pdt.Tenni GM Assa : Remaja SAG Sulutteng Jangan Terprovokasi Isu Agama

304

dutapublik.com – MANADO Aksi bom bunuh diri yang terjadi di halaman gereja Katolik Katedral Makassar adalah aksi teroris yang hendak menyebar ketakutan di masyarakat.

Karena itu Komisi Remaja Sinode Am Gereja-gereja di Sulawesi bagian Utara dan Tengah (SAG Sulutteng) menghimbau umat beragama untuk tidak terprovokasi dengan isu agama yang bisa mengancam kerukunan beragama.

”Yang melakukan aksi bom bunuh diri bukan orang beragama. Karena tidak ada satu pun agama yang mengajarkan kekerasan apalagi sampai membunuh. Kalaupun dia beragama berarti dia tidak memahami dengan benar agama yang dianutnya,” kata Ketua Komisi Remaja SAG Sulutteng Pnt Drs Tenni GM Assa kepada awak media dutapublik.com melalui WhatsApp aplikasi.

Dikatakan Tenni, mendorong pihak Kepolisian untuk menangkap dan mengusut tuntas jaringan teroris yang selain hendak menyebarkan ketakutan di masyarakat, juga untuk memecah-belah keutuhan bangsa.

”Saat ini yang dilakukan adalah pimpinan agama dan masyarakat mendukung aparat Kepolisian untuk mengungkap, menangkap dan menindak dengan tegas para teroris sesuai hukum yabg berlaku,” imbau Tenni mantan Ketua Komisi Pemuda/Remaja Pucuk Pimpinan KGPM.

Lebih jauh, aksi pengeboman itu tujuannya untuk menyampaikan pesan ketakutan, kekacauan bahkan tuding-tudingan yang mengatasnamakan agama.

”Tapi saya yakin rakyat Indonesia sudah tidak gampang diprovokasi dengan isu agama. Rakyat sudah sangat dewasa,” jelas wartawan senior ini.

Di sisi lain, Pengurus FKUB Sulut ini mengajak umat Kristiani di daerah ini terus menaikan doa syafaat kepada Tuhan, agar bangsa Indonesia dijaga dan dilindungi. Apalagi saat ini umat Kristen sedang dalam penghayatan mengenang dan menghayati kematian (Jumat Agung) dan kebangkitan (Paskah) Tuhan Yesus Kristus.

”Penghayatan akan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus untuk dunia ini diharapkan semakin memperkuat iman kita. Mari kita terus berdoa agar orang-orang yang hidupnya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan untuk bertobat. Apalagi kedatangan Tuhan Yesus Kristus ke dunia ini adalah untuk menyelamatkan orang-orang yang berdosa,” harap Sekretaris II Pucuk Pimpinan/Majelis Gembala KGPM ini. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *