Duta Publik

Presma BEM STTM : Vaksin Aman & Halal Untuk Bangsa Indonesia

362

dutapublik.com – TANGERANG Persiden Mahasiswa (Presma) BEM Sekolah Tinggi Teknologi Mutu (STTM) Muhammadiyah Kabupaten Tangerang Riyan Ardiansah mengatakan, pihaknya siap melakukan sosialisasi vaksinasi kepada masyarakat luas.

Hal ini diungkapkan Riyan usai melaksanakan program vaksinasi tahap pertama kepada 50 orang civitas akademika STTM Muhammadiyah. Vaksinasi dilakukan kepada sejumlah mahasiswa dan pegawai kampus.

“Vaksinasi merupakan ikhtiar Pemerintah dalam melawan penyebaran Covid-19, serta peran mahasiswa mewujudkan Indonesia sehat dan juga meningkatkan kembali ekonomi,” kata Riyan di Kampus STTM, Jl. Syekh Nawawi (Jl. Pemda) Km 4 No.13 Matagara Tigaraksa Provinsi Banten, pada Sabtu (13/3).

Dalam dua pekan ke depan vaksinasi dilanjutkan ke tahap kedua. Menurutnya, sesuai prosedur vaksinasi harus dilakukan sebanyak dua kali.

“Karena kalau sekali vaksin itu nanggung, kita gak dapat kita kekebalannya,” imbuhnya.

Mahasiswa, kata dia, dapat terlibat aktif dalam sosialisasi terutama kaum Milenial dan Gen Z untuk menyampaikan pesan positif, bahwa vaksinasi tak berbahaya dan sangat diperlukan dalam upaya melawan penyebaran Covid-19.

“Vaksinasi di STTM Muhammadiyah merupakan vaksinasi pertama kepada mahasiswa di wilayah Provinsi Banten. Mudah-mudahan vaksinasi ini bisa menjadi contoh, supaya rekan mahasiswa atau masyarakat luas tidak takut,” lanjutnya.

Terkait upaya sosialisasi, Ia menuturkan, Persma BEM STTM Muhammadiyah berencana menggelar silaturahmi dengan berbagai elemen mahasiswa lainnya, termasuk bersiap untuk melakukan silaturahmi kepada berbagai organisasi yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Bahwa vaksin tidak ada efek apa-apa. Paling ngantuk sama lapar. Kami juga ingin sosialisasi ke mahasiswa lain, khususnya mahasiswa yang ada di Kabupaten Tangerang, BEM yang lain, organisasi eksternal seperti IMM dan masyarakat luas,” pungkasnya. (AVID/r)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!