Duta Publik

Rehabilitasi Gedung SDN Cigunungsari I Kecamatan Tegalwaru Diduga Ditinggal Kabur Oleh Pelaksana CV Putra Nusantara Muda

136

dutapublik.com, KARAWANG – Demi meningkatkan infrastruktur gedung sekolah di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Pemda Kabupaten Karawang, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis.

Anggaran fantastis tersebut, seyogianya harus tepat kualitas, agar fisik pembangunan infrastruktur tersebut bisa maksimal dirasakan oleh penerima manfaat, dalam hal ini yaitu dunia pendidikan.

Pekerjaan infrastruktur harus dilaksanakan dengan transparan sesuai spek yang telah ditentukan. Jangan sampai dikurangi kualitasnya, baik bahan material, volume, maupun kualitas fisiknya. Jika kualitas pekerjaan sesuai spek, maka, dugaan adanya korupsi bancakan tidak akan mencuat di mata publik.

Adalah pekerjaan Rehabilitasi Gedung Kelas SDN Cigunungsari I Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, Jawa Barat, patut diduga jadi ajang bancakan korupsi para oknum. Pasalnya, pekerjaan yang menelan anggaran sebesar  Rp199.840.700 tersebut patut diduga belum selesai.

Hal itu mencuat, ketika awak media melihat langsung kondisi bangunan SDN Cigunungsari I usai dilakukan pekerjaan rehabilitasi oleh CV Putra Nusantara Muda, yang beralamat di Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, Jawa Barat, selaku pelaksana pekerjaan sebagaimana yang tertera di papan proyek dengan masa pekerjaan 90 (sembilan puluh) hari kerja terhitung sejak 12 Mei 2023 hingga 9 Agustus 2023 lalu.

Keterangan Gambar 2: Kondisi Kusen, Plafond, Dan Dinding SDN Cigunungsari I Saat Ini

“Lihat saja Pak, itu bangunan 4 kelas yang katanya sudah selesai direhabilitasi. Plafond belum difinishing, Dinding tembok dalam dan luar kelas pun belum difinishing hanya ditambal saja, dan belum lagi kayu kusen ventilasi udaranya tidak diganti, hanya ditambal oleh kayu bekas itu juga,” ungkap, Karda, S.Pd., selaku Kepsek SDN Cigunungsari I saat diwawancarai media dutapublik.com, pada Minggu (28/1/2024).

Karda, pun tidak mengetahui kalau pekerjaan rehabilitasi itu dianggap sudah selesai oleh pelaksana. Karena, dirinya tidak pernah merasa menerima konfirmasi dari pihak CV Putra Nusantara Muda.

“Saya tidak tahu kalau pekerjaan ini sudah selesai. Saya tidak mendapatkan informasi dari pihak pemborong. Apalagi tanda tangan berita acara serah terima, saya tidak merasa sama sekali. Saya juga bingung, ini pekerjaan sudah selesai apa belum? Karena, bentuk fisik bangunannya kok seperti ini,” bebernya.

Berdasarkan informasi, bahwa pekerjaan Rehabilitasi Gedung Kelas SDN Cigunungsari I tersebut, disubkontrakkan kepada Mustopa, mantan Ketua PGRI Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang.

Mustopa, saat dikonfirmasi kebenaran kabar tersebut, dirinya malah menuding bahwa Kepsek SDN Cigunungsari I yang membuat masalah.

“Pak, sebenarnya tidak ada masalah sesuai RAB. Namun, Kepseknya selalu bikin masalah,” katanya, pada Rabu (30/1/2024), melalui pesan WhatsApp kepada media dutapublik.com.

Ketika dipertanyakan apakah dirinya sebagai Subkontrak dari CV Putra Nusantara Muda, Mustopa, malah mengarahkan agar menghubungi nomor Hp salah seorang wartawan yang diakui sebagai adiknya.

“Bapak hubungi aja adik saya, sama orang media, Yopa. Saya kirim nomornya. Itu adik saya,” sebutnya.

Sementara, pihak CV Putra Nusantara Muda, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh media dutapublik.com, pada Minggu (28/1/2024), yang bersangkutan tidak memberikan penjelasan.

Di tempat terpisah, Yanto, selaku Kabid Pendidikan Dasar (Pendas) pada Disdikpora Kabupaten Karawang, ketika dimintai keterangan terkait permasalahan tersebut, dirinya memilih BUNGKAM SERIBU BAHASA hingga berita ini dipublikasikan. (Nendi Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!