Duta Publik

Sukseskan P4GN, Seluruh Pegawai Rutan Perempuan Medan Lakukan Tes Urine

260

dutapublik.com – MEDAN, Guna mendeteksi dan mengantisipasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Rumah Tahanan Perempuan Kelas II A melakukan tes urine terhadap para pegawainy pada Rabu (3/3).

Kepala Rutan (Karutan) Perempuan Kelas II A Medan Ema Puspita, Bc.IP., S.Pd., M.H., mengatakan bahwa giat yang dilaksanakan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan alat pelindung diri sarung tangan bagi petugas pemeriksa, peserta mengenakan masker, menjaga jarak serta penggunaan hand sanitizer sebelum dan sesudah pengambilan sample urine.

Sedangkan, alat yang digunakan mempunyai parameter pendeteksian berbagai jenis narkoba, diantaranya metamhetamine, Cocain (COC) dan K2 (Ganja Sintetis).

Menurut Ema Puspita, kegiatan itu dilaksanakan sesuai Intruksi Dirjen Pemasyarakatan agar seluruh Lapas/Rutan melakukan deteksi dini dalam pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Ini adalah salah satu bukti, bahwa Rutan Perempuan Kelas II A Medan tetap anti terhadap narkoba,” terang mantan Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas II A Jakarta tersebut.

Ema Puspita menegaskan, pemeriksaan urine itu rencananya akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya nyata untuk membersihkan lingkungan Rutan Perempuan Medan dari bahaya dan penyalahgunaan barang haram musuh bangsa tersebut.

“Kami berkomitmen akan terus melakukan aksi P4GN ini secara mutlak di dalam Rutan, sehingga Rutan Perempuan Medan ini harus tetap bebas dari narkoba. Karena itu, mari kita bersama sama melakukan pencegahan narkoba secara sungguh – sungguh dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut terpantau oleh awak media, satu persatu aparatur termasuk Kepala Rutan menjalani tes urine, disusul Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Santina Turnip, S.H., Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Ika Suryani Meliala, S.H., Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Irma Syafitri Harahap, Amd.IP., S.H., Kepala Sub Seksi Pengelolaan Julitri Roma Pasaribu, S.H., M.H. dan yang lainnya.

Pelaksanaan kegiatan tes urine itu dilakukan terhadap seluruh pegawai Rutan, dari 58 orang pegawai, hanya 48 orang menjalani tes, lantaran 4 orang cuti dan 6 orang lainnya tidak hadir, namun mereka akan melaksanakan pemeriksaan urine selanjutnya. (AVID)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!