Duta Publik

Warga Kertarahayu Ikuti Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting Dan Penyakit Tidak Menular

309

dutapublik.com – BEKASI Pelaksanaan TMMD ke 110 tahun 2021, tidak hanya membangun fasilitas fisik berupa bangunan Posyandu, tetapi dalam giat TMMD ke 110 juga memberikan pengetahuan bagi masyarakat Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu dengan memberikan penyuluhan, salah satunya penyuluhan tentang Stunting dan Penyakit Tidak Menular (PTM).

Himpunan ahli kesehatan lingkungan Indonesia yang ditunjuk langsung oleh Dinkes Kab. Bekasi, Erna Kuntari, SKM, sebagai pembicara pemberi materi giat penyuluhan tersebut. Erna menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan asupan gizi untuk mengatasi stunting, menjaga kesehatan lingkungan dengan melaksanakan kebersihan sebagai salah satu bentuk menjaga kesehatan bersama.

“Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya,” ucap Erna, Kamis (25/3)

Kata Erna, sangat banyak yang tidak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan tubuh si kecil. Terlebih lagi, jika kondisi ini dialami oleh anak yang masih di bawah usia 2 tahun dan harus segera ditangani dengan segera dan tepat.

Anak masuk ke dalam kategori stunting ketika panjang atau tinggi badannya menunjukkan angka di bawah -2 standar deviasi (SD). Penilaian status gizi yang satu ini biasanya menggunakan grafik pertumbuhan anak (GPA) dari WHO.

“Tubuh pendek pada anak yang berada di bawah standar normal merupakan akibat dari kondisi kurang gizi yang telah berlangsung dalam waktu lama. Hal tersebut yang kemudian membuat pertumbuhan tinggi badan anak terhambat sehingga mengakibatkan dirinya tergolong stunting,” jelasnya.

Masih kata Erna, adapun Penyakit Tidak Menular atau yang biasa disebut PTM merupakan penyakit yang tidak bisa ditularkan dari satu individu ke individu lainnya (Kementerian Kesehatan RI, 2015). Menurut World Health Organization (2018), sebesar 71% penyebab kematian di dunia adalah PTM.

Diakhir pemberian materi, Erna berharap semoga dengan adanya program TMMD membangun Posyandu di Desa Kertarahayu, oleh Kodim 0509/Kab. Bekasi dapat bermanfaat bagi warga dan dapat membantu masyarakat di saat membutuhkan pertolongan yang sifatnya emergensi. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!