dutapublik.com – KARAWANG Nasib orang tidak ada yang tahu. Kadang di atas dan kadang di bawah. Sama seperti yang saat ini dialami oleh Kang Jimmy, mantan Ketua PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Karawang.
Kang Jimmy yang juga mantan Wakil Bupati Karawang ini, berada dalam titik nadir. Usai kalah dalam Pilkada, posisinya sebagai Ketua PKB Karawang juga harus terdepak. Lebih sakit lagi ketika yang mendepaknya adalah orang yang disayangi dan yang ia jadikan anggota DPRD Jabar yaitu Rahmat Toleng.
Ibarat Majikan yang memberi makan hewan kesayangan sedari kecil, namun ketika besar hewan kesayangan itu malah menggigit majikannya, tanpa tau rasa terimakasih.
Dalam acara pengunduran dirinya di RM Sindang Reret, Kamis (20/5), Kang Jimmy menerangkan bahwa Toleng atau Rahmat Hidayat Djati merupakan didikannya secara politik dan dibesarkan namanya oleh Kang Jimmy sehingga terpilih menjadi anggota DPRD Jabar.
“Kalau diakui oleh Rahmat Toleng, dia masuk ke PKB juga awalnya saya yang ngajak. Dia bisa dapat 40 ribu suara di 2 Kabupaten juga ada andil dari kami,” ucap Kang Jimmy.
Bahkan kata Kang Jimmy 7 anggota DPRD Karawang dari PKB juga adalah murni didikannya semua. Termasuk anggota DPR RI Syaiful Huda yang mendapat 80 ribu suara di 3 Kabupaten juga ada andilnya yang cukup besar.
Masih kata Kang Jimmy, pemikiran waktu dan materinya dicurahkan secara penuh kepada PKB sehingga di Pileg 2019 lalu mendapatkan 7 kursi. Hal ia ucapkan untuk menjawab ucapan Toleng yang seolah-olah mengecilkan perannya dalam Pileg 2019 lalu.
Selain itu kata Kang Jimmy, sebagai seorang mantan Ketua PKB ia juga telah mewariskan kantor 2 lantai yang representatif dan bersertifikat kepada Toleng Cs. “Kami wariskan kantor 2 lantai kepada PKB. Ini wujud rasa cinta kami kepada PKB,” pungkasnya. (uya)





