dutapublik.com, TANGGAMUS – Harga Pupuk kimia mahal Ketua Kelompok Tani Lereng Tanggamus Jaya , beralih dengan memproduksi pupuk organik sendiri , hasil panen Ubi jalar/ Mantang tak kalah hasil pupuk organik ketimbang pakai Pupuk kimia .
” Pasalnya selain mahal pupuk kimia bersubsidi susah di dapat karena banyak larangan dan aturan yang di terapkan oleh pemerintah, sehingga ketua kelompok tani lereng Tanggamus jaya Sumpeno, buat trobosan dengan membuat Pupuk Organik Cair.
” Adapun hasil produksi Ubi jalar/ Mantang yang iya budidayakan dengan menggunakan pupuk organik yang iya buat sendiri secara manual, mampu bersaing dengan petani Ubi jalar , lain yang menggunakan pupuk pemerintah atau yang lebih di kenal dengan sebutan pupuk bersubsidi .
” Salah satu pekerja yang ikut memanen Ubi jalar , iya mengatakan kami sudah beberapa kali memanen Ubi milik nya mas Sumpeno , hasil nya sangat berbeda ketimbang di tempat lain , padahal beliau cuma memakai pupuk organik yang iya buat sendiri , sedangkan para petani yang lain itu menggunakan pupuk kimia seperti Pupuk urea dan phoska atau pupuk pemerintah.
” Dengan adanya ide dan gagasan yang di buat oleh mas Sumpeno , untuk ke depan kami selaku petani di Pekon Tanjung Anom ,Kecamatan Kota Agung Timur berharap nanti nya beliau bisa berbagi ilmu dengan warga sekitar , supaya ke depan hasil pertanian khusus nya petani Ubi jalar yang ada di Pekon Tanjung Anom dan sekitar bisa meningkat .imbuhnya . Minggu (10/3/2024)
” Masih kata pekerja , selain hasil nya meningkat dari segi mutu dan kwalitas nya pun bagus , juga lebih aman di konsumsi karena tak pakai pupuk kimia , dan juga dari segi rasa juga berbeda , selain rasa nya berbeda juga lebih tahan lama, kemudian daun terlihat muda namun umbi yang di hasilkan sudah besar dan panjang , artinya itu menunjukan tingkat kesuburan cukup bagus .
Yang jelas , selain aman untuk di konsumsi pupuk organik yang beliau ciptakan, itu memang berbeda dan banyak kelebihan tersendiri , contoh
daun terlihat muda tapi umbi ubi jalar sudah cukup besar dan panjang dan warna nya pun lebih segar , kami pun berharap pengetahuan yang beliau milik ini bisa di jadikan motifasi para petani , sepanjang kita mau belajar .pungkasnya
Ditempat terpisah , Koordinator Regu Pengendali Hama (RPH) Zona 1 Kabupaten Tanggamus, Budi Kurniawan ,memberikan tanggapan terkait penggunaan pupuk organik cair yang menjadi trobosan ketua Kelompok tani Lereng Tanggamus Jaya
Selaku Koordinator Regu Pengendali Hama (RPH) Zona 1 Kabupaten Tanggamus Budi Kurniawan menilai bahwa langkah yang dilakukan oleh Poktan Lereng Tanggamus Jaya adalah sebuah langkah brilian ,
Menurutnya langkah yang di lakukan oleh Poktan Lereng Tanggamus Jaya itu untuk mensikapi masih terbatas nya penyediaan pupuk Kimia bersubsidi.
Saya juga berharap Langkah yang telah dilakukan oleh poktan Lereng Tanggamus Jaya tersebut harus dibarengi dengan perhatian dan pendampingan yang maksimal, juga di dukung dengan sarana dan prasarana pertanian oleh Dinas Pertanian setempat guna mensukseskan pertanian organik yang berkelanjutan. tutupnya
Sebelum DPRD dan pemerintah Kabupaten Tanggamus tetapkan peraturan Daerah (Perda)
terkait penyelenggaraan sistem pertanian organik di Kabupaten Tanggamus
“Hasil pembahasan rancangan peraturan daerah tentang lembaga pemberdayaan masyarakat, Ketua kelompok tani Lereng Tanggamus Jaya , Sumpeno dari tahun 2022, lalu telah melakukan 1 trobosan dengan cara membuat pupuk organik cair sendiri .(Sarip)


