Siswa Korban Tawuran Alami Luka Bacok, RS Bayukarta Tidak Mau Lakukan Penanganan Dengan Berbagai Alasan

2094

dutapublik.com – KARAWANG Pada pukul 16.00, Kamis (10/6) di Jalan Baru Rengasdengklok telah terjadi tawuran antar siswa sekolah menengah. Salah satu siswa yang ikut tawuran, Isa Ubaydilah dari SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok menjadi korban tawuran bersenjata tajam ini.

Isa yang juga merupakan warga Dusun Cibanteng Desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya mengalami luka bacok di punggung akibat sabetan senjata tajam dari lawan tawuran.

“Tawuran antar sekolah di Jalan Baru Rengasdengklok terjadi jam 16.00 WIB. Salah satu korban bernama Isa Ubaydilah warga Cibanteng mengalami luka bacok di punggung akibat tawuran ini,” ucap Kades Mulyajaya, Endang Macan Kumbang.

Selanjutnya kata Endang, korban langsung ditangani di RS Proklamasi untuk pertolongan pertama dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Karawang. Setelah sampai di RSUD Karawang karena alasan pasien penuh kata Endang, korban dilempar ke RS Bayukarta.

Namun kata Endang, setelah sampai di RS Bayukarta, korban bukannya ditangani malahan dicuekin dengan berbagai macam alasan.

“Korban sampai pingsan karena tak kunjung ditangani. Pihak RS Bayukarta tidak mau menangani korban dengan berbagai macam alasan,” ucapnya.

Sebagai bentuk tanggungjawab kepada warganya, Endang mengultimatum RS Bayukarta jika sampai korban meninggal ia menegaskan tidak akan sungkan melakukan tuntutan secara hukum.

“Kami tegaska akan menuntut RS Bayukarta jika korban sampai meninggal dunia,” tegasnya.

Sementara itu, pihak RS Bayukarta belum memberikan keterangannya terkait masalah di atas hingga berita ini dipublikasikan. (uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *