Ambrolnya Dinding RTH Ir Sukarno Kota Agung Mendapat Tanggapan Serius Ketua Pospera Tanggamus

262

dutapublik.com, TANGGAMUS  — Dinding Pondasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) taman Ir Soekarno Kota Agung Kabupaten Tanggamus, ambrol hingga belasan meter, adapun pondasi yang mengalami ambrol berada di sebelah barat yang berhadapan langsung dengan Rumah Dinas Bupati Tanggamus, pada Jum,at malam (10/1/2025)

Sebelum nya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Ir Sukarno Kota Agung telah di lakukan revitalisasi dengan anggaran APBD tahun 2024 dan akan di resmikan oleh Pj Bupati Tanggamus Ir Mulyadi Irsan pada tanggal 13 Januari 2025 atau Senin depan

Dengan ambrolnya dinding Pondasi RTH Kota Agung sementara peresmian RTH pada tanggal 13 Januari 2025; sudah tersebar luas di media sosial namun setelah terjadi ambrol nya dinding RTH kini mendapatkan beragam komentar warganet.

Diketahui Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ir Sukarno tersebut baru selesai dilakukan revitalisasi melalui APBD Tanggamus tahun 2004 dengan biaya sebesar Rp 1.918.452.000 , dengan ambrol nya dinding pondasi tersebut memunculkan banyak dugaan kalau revitalisasi RTH Kota Agung di kerjakan asal asalan .

Ambrol nya dinding pondasi RTH Kota Agung mendapat tanggapan serius Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Kospera) Kabupaten Tanggamus , Heri Angkasa

Heri Angkasa mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi harus mengedepankan spesifikasi teknis setiap item pekerjaan sebelum memulai pekerjaan hendaknya kajian teknis lapangan dilakukan agar konstruksi yang dibangun benar-benar kokoh dan kuat terhadap ancaman hujan dan gangguan alam lainnya

Menurut Heri Angkasa peristiwa ambrolnya dinding penahan tanah pada pekerjaan penataan taman Soekarno ini berada pada lokasi yang bukan lokasi rawa atau sungai seharusnya kontraktor pelaksana sudah menghitung kepadatan tanah agar konstruksi yang dibangun di atasnya kuat dan kokoh, terang Heri pada Sabtu (11/1/2025)

Lebih lanjut Heri Angkasa mengatakan saya sangat menyayangkan lemahnya koordinasi anata kontraktor dan konsultan pengawas di lapangan yang merupakan satu bagian dalam direksi pekerjaan tersebut bukankah sebelum pelaksanaan konstruksi setiap item pekerjaan harus mendapat persetujuan dari direksi pekerjaan

Semestinya pihak PPTK dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanggamus telah melakukan inspeksi ke lokasi pekerjaan untuk mengetahui penyebab ambrolnya dinding penahan tanah pada pekerjaan penataan taman RTH dan patung Ir Soekarno yang direncanakan akan diresmikan pada hari Senin besok , pungkasnya (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *