Diterima Bupati, FKM UNDIP Siap Dampingi Renja Dinkesda Blora

179

dutapublik.com, BLORA – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, Senin pagi (24/3/2025), menerima kunjungan tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro yang akan melaksanakan kegiatan penelitian, pengabdian, dan pendampingan di Kabupaten Blora. Kegiatan tersebut berupa Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan Tahun 2025 di Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora.

Tim yang diketuai oleh Dr. Dra. Ayun Sriatmi, M.Kes., itu diterima Bupati Arief Rohman bersama Kepala Dinkesda, Edy Widayat, di ruang tamu Kantor Bupati Blora. Di sana, Ayun Sriatmi menyampaikan tujuan penelitian, pengabdian, dan pendampingan yang akan dilaksanakan hingga Oktober 2025 nanti.

“Program penelitian, pengabdian, dan pendampingan ke daerah ini sesuai dengan tagline Undip yang baru, yakni Undip Bermartabat dan Undip Bermanfaat. Sehingga kami ditugaskan pimpinan untuk bisa memberikan manfaat kepada daerah. Kami mendapatkan tugas ke Blora, Grobogan, Kota Magelang, dan Batang,” ucap Ayun.

“Selama melaksanakan pendampingan ini, kami akan mendampingi penyusunan Renja 2026 dan Renstra SKPD Dinas Kesehatan Daerah 2025–2030, termasuk sinkronisasi serta keterkaitannya dengan visi-misi daerah, program provinsi, dan pusat agar selaras,” tambah Ayun.

Menurutnya, fasilitasi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip Semarang tidak hanya sebatas penyusunan sistematika, tetapi juga memastikan keselarasan dengan program provinsi dan pusat.

“Di pertengahan kegiatan akan dilaporkan pemaparan ke Kementerian Kesehatan, Kemendagri, Bappenas, dan Perguruan Tinggi, sekitar bulan Oktober di Jakarta. Nanti Pak Bupati bisa mengikuti saat paparan sebagai bentuk konkret dukungan pimpinan daerah. Fokusnya adalah agar saat mengajukan program, justifikasinya jelas—visi-misi mana yang didukung, dan sebagainya,” lanjut Ayun.

“Akan luar biasa jika kepala daerah dan jajarannya berkomitmen untuk hal ini. Sebab, kesehatan bukan hanya tugas Dinas Kesehatan saja, tetapi juga melibatkan multi-stakeholder. Dukungan dan komitmen dari pimpinan daerah sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Arief Rohman pun menyambut baik dan siap mendukung program yang akan dijalankan FKM Undip di Kabupaten Blora sejak Maret hingga Oktober 2025.

“Oke, siap! Kami siap mendukung, dan kalau perlu ke Jakarta saat paparan, bisa tolong dijadwalkan. InsyaAllah, kami siap ikut. Pendampingan ini kan tujuannya untuk menyelaraskan program kesehatan kabupaten, provinsi, dan pusat, agar bisa secara vertikal gamblang prioritasnya,” ucap Bupati.

Tidak hanya dosennya saja, Bupati berharap agar mahasiswa FKM Undip juga bisa diterjunkan ke Kabupaten Blora melalui program KKN Tematik.

“Kesehatan memang menjadi salah satu fokus pembangunan kami ke depan. Akan lebih baik lagi jika mahasiswa FKM Undip juga bisa datang ke Blora untuk melaksanakan KKN Tematik, membantu kami menyadarkan masyarakat agar berperilaku hidup sehat. Apalagi saat ini Blora juga sedang menyiapkan penilaian Kabupaten/Kota Sehat 2025. Kami juga sudah pernah MoU dengan Pak Rektor Undip, sehingga bisa segera diusahakan,” tambah Bupati.

Usai diterima Bupati, tim dari FKM Undip tersebut langsung didampingi oleh jajaran Dinkesda untuk diskusi teknis selanjutnya.

Adapun anggota tim FKM Undip yang diketuai Dr. Dra. Ayun Sriatmi, M.Kes., adalah:

Dr. Budiyono, SKM., M.Kes.

dr. Rani Tiyas Budiyanti, MH.

Nissa Kusariana, SKM., M.Si.

Oktalisa Anggun Ratnawati, SKM.

(Yasin Al Amin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *