Dandim 0212/Tapsel Berikan Sosialisasi Revisi UU TNI kepada Mahasiswa UIN Syahada

104

dutapublik.com,TAPSEL – Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., memberikan sosialisasi sekaligus pembekalan wawasan kebangsaan kepada ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addari (Syahada) Padangsidimpuan. Kegiatan ini mengangkat tema “Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2025 dalam Menjawab Tantangan Ancaman Multidimensional” dan dilaksanakan di Auditorium Utama kampus, Rabu (16/4/2025).

Sekitar 1.500 mahasiswa dari berbagai fakultas turut hadir dalam kegiatan tersebut. Letkol Delli Yudha tampil sebagai narasumber tunggal, menyampaikan materi mengenai dinamika global yang berdampak pada pertahanan negara serta urgensi revisi UU TNI dalam konteks ancaman yang semakin kompleks dan multidimensional.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag., dan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta personel Kodim 0212/Tapsel. Hadir pula Kasdim 0212/Tapsel Mayor Inf Hasbullah Pasaribu, Pasi Intel Kapten Inf Samson Marbun, para perwira Kodim, dan Ketua Persit KCK Kodim 0212/Tapsel, Ny. Delli Yudha.

Dalam paparannya, Dandim menegaskan pentingnya membangun sinergi antara TNI dan sivitas akademika dalam memperkuat ketahanan nasional. Ia mengajak para mahasiswa untuk senantiasa menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan menjadi agen pemersatu di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Transformasi global saat ini tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga melahirkan berbagai tantangan yang dapat mengancam kedaulatan negara, seperti radikalisme, disintegrasi bangsa, dan propaganda transnasional yang menyasar generasi muda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Letkol Delli Yudha menekankan pentingnya mempertahankan ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Ia mengimbau mahasiswa untuk bersikap kritis dan objektif dalam menyikapi isu-isu yang berkembang, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang bersifat memecah belah persatuan nasional.

“Mahasiswa perlu berpikir kritis dalam kerangka konstitusi dan semangat nasionalisme. Jangan sampai terpengaruh oleh isu-isu yang mengarah pada perpecahan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan (Kapendam I/BB), Kolonel Inf Asrul Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari instruksi Pangdam I/BB, Mayjen TNI Rio Firdianto, untuk menjalin komunikasi yang konstruktif antara satuan teritorial TNI AD dengan kalangan akademisi. Hal ini bertujuan untuk menyosialisasikan Revisi UU TNI yang telah disahkan oleh DPR RI pada 20 Maret 2025, serta menangkal potensi disinformasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap arah kebijakan pertahanan nasional, sekaligus mencegah berkembangnya isu-isu yang berpotensi menurunkan kondusivitas di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *