Pagar Jembatan Pekalen Di Desa Maron Kidul Rusak Akibat Aktivitas Tambang, Warga Terancam Bahaya

179

dutapublik.com, PROBOLINGGO –
Kondisi Jembatan Pekalen di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, kini memprihatinkan. Fasilitas umum berupa buk dan pagar jembatan rusak dan diduga menjadi dampak dari aktivitas pertambangan di Desa Brabe yang menyuplai tanah urug untuk proyek Jalan Tol Probowangi. (05/05/2025)

Menurut informasi warga, fasilitas umum tersebut dibongkar sekitar Januari 2023. Hingga kini, belum ada kejelasan pihak mana yang bertanggung jawab atas kerusakan tersebut, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ahmad Z, warga Desa Maron Kidul, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi jembatan yang dinilai sangat membahayakan.
“Dengan kondisi jembatan seperti itu, keselamatan pengendara sangat terancam. Apalagi ini jalan utama yang setiap hari dilewati anak-anak sekolah. Di mana hati nurani para oknum itu?” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan tanggung jawab pihak terkait.
“Dulu sempat ramai, bahkan ada aksi demonstrasi yang katanya membela masyarakat. Tapi kenapa sekarang semua diam? Siapa yang harus bertanggung jawab—penambang, pihak tol, pemerintah, atau masyarakat yang harus swadaya?” tegasnya.

Camat Maron, Darsa, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyebut bahwa proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab pihak Tol Probowangi.
“Saya izin menyampaikan, info sementara proyek tersebut milik TP Tol,” tulisnya kepada media Suara Utama.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR, Hengki Cahyo Saputra, yang juga dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, belum memberikan tanggapan terkait pihak yang bertanggung jawab dan rencana perbaikan fasilitas umum yang telah dibongkar tersebut. (Sinar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *