Skandal Proyek Rp616 Juta di Bekasi? Pagar Stadion Wibawa Mukti Baru Bikin Lubang Galian, PT Viasta Sentral Prima Kembali Disorot

111

dutapublik.com, BEKASI – Proyek pembangunan pagar di area Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menuai sorotan publik. Proyek yang menelan anggaran hingga Rp616 juta itu hingga kini baru memperlihatkan galian tanah, sementara pagar yang dijanjikan belum juga berdiri.

Dalam dokumentasi yang beredar, tampak di sekitar stadion hanya terdapat lubang galian serta sisa material, tanpa ada progres berarti. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar soal transparansi dan keseriusan kontraktor dalam melaksanakan kewajiban.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Viasta Sentral Prima, perusahaan kontraktor yang sebelumnya juga sempat terseret dalam pemberitaan kasus proyek Stadion Siosar di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Kala itu, pekerjaan yang melibatkan perusahaan ini diduga bermasalah dan menjadi sorotan media nasional.

Munculnya kembali nama perusahaan tersebut di proyek Kabupaten Bekasi membuat publik khawatir akan terulangnya permasalahan serupa.

Publik Desak Transparansi

Rahmat Hidayatullah warga Bekasi berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga segera turun tangan melakukan evaluasi. “Sayang sekali kalau anggaran ratusan juta rupiah dari APBD ini tidak menghasilkan fasilitas yang bermanfaat,” ujar Rahmat, Kamis (21/8/2025).

Kondisi stadion yang menjadi ikon Kabupaten Bekasi dinilai membutuhkan perhatian serius, bukan sekadar proyek setengah hati.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, pihak PT Viasta Sentral Prima maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi belum memberikan klarifikasi resmi mengenai keterlambatan pengerjaan pagar stadion.

Sesuai Kode Etik Jurnalistik, redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan menjaga asas cover both sides serta praduga tak bersalah. Publik kini menanti langkah tegas pemerintah daerah dalam memastikan akuntabilitas penggunaan dana negara. (Samsudin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *