Lapas Kuningan Teken MoU Dengan 5 Instansi Mitra, Perkuat Pembinaan dan Pemberdayaan Warga Binaan

2

dutapublik.com, KUNINGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan lima instansi dan lembaga mitra guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, serta pemberdayaan warga binaan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan, Selasa (9/6), tersebut dihadiri jajaran Lapas Kuningan bersama perwakilan dari Puskesmas Cijoho, Puskesmas Lamepayung, Politeknik Kesehatan KMC Kuningan, Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kuningan, serta Universitas Kuningan.

Kerja sama yang disepakati meliputi berbagai bidang strategis, di antaranya pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan program kemandirian dan ketahanan pangan bagi warga binaan.

Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Kuningan berharap kualitas pembinaan dan pelayanan terhadap warga binaan dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi proses reintegrasi sosial.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini juga merupakan implementasi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, mengatakan bahwa sinergi dengan berbagai stakeholder menjadi langkah penting dalam mendukung tugas pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi dapat diwujudkan dalam program-program nyata yang memberikan manfaat bagi warga binaan, petugas, dan masyarakat. Kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih bermanfaat dan berdampak,” ujar Sukarno Ali.

Ia menambahkan, kerja sama yang telah terjalin akan ditindaklanjuti melalui berbagai program dan kegiatan yang terukur sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga binaan maupun seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

Dengan adanya MoU tersebut, Lapas Kelas IIA Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara lebih optimal.
(Haryudi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *