Respons Cepat Kasus Bullying di SD Negeri 1 Kapandayan, Sat Lantas Polres Kuningan Tempuh Jalur Problem Solving


dutapublik.com, KUNINGAN – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan melalui Unit Kamsel bergerak cepat menangani indikasi kasus bullying (perundungan) antarsiswa di SD Negeri 1 Kapandayan. Melalui program “Polisi Peduli Pendidikan”, kepolisian menempuh jalur mediasi (problem solving) dengan pendekatan restorative justice dan kekeluargaan, Kamis (22/10/2026).

Mediasi yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., Kanit Kamsel, personel Polsek Ciawigebang, kepala sekolah beserta dewan guru, perwakilan Komite Sekolah, serta orang tua/wali dari kedua belah pihak siswa yang terlibat.

Dalam pertemuan itu, kepolisian memfasilitasi ruang dialog terbuka antara orang tua siswa korban dan pelaku. Petugas juga memberikan pemahaman tentang dampak psikologis jangka panjang akibat perundungan, serta edukasi mengenai Undang-Undang Perlindungan Anak.

AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K. menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah tidak sekadar penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan solusi yang humanis dan perlindungan psikologis bagi anak-anak.

“Melalui program ‘Polisi Peduli Pendidikan’, kami ingin memastikan lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah anak. Kami mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk memperketat pengawasan serta pola asuh anak, baik di rumah maupun di sekolah,” ujar AKP Aktuin.

Mediasi membuahkan hasil positif. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan saling memaafkan tanpa dendam. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Surat Kesepakatan Bersama (musyawarah mufakat) yang disaksikan pihak kepolisian, sekolah, dan komite.

Pihak sekolah pun berkomitmen memperketat pengawasan pada jam-jam rawan, seperti waktu istirahat dan jam pulang sekolah, guna mencegah potensi perundungan fisik, verbal, maupun siber di masa mendatang.

(Haryudi)




ADIE@RT

Jangan Pernah jadi Titik Hitam diatas Kertas Putih.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *