dutapublik.com, MEDAN – Walikota Muhamad Bobby Afif Nasution menerangkan bagi semua wartawan berdomisili di Medan yang terpapar Covid-19 bakal dijamin kehidupannya beserta keluarganya.
“Kami tahu, para wartawan itu luar biasa pengabdiannya dan karena kerjanya mereka terpapar Covid-19, akibatnya wartawan juga harus isoman (isolasi mandiri) atau mendapat perawatan di rumah sakit sehingga tugasnya sebagai kepala keluarga harus dibantu dan untuk itulah Pemko Medan memberi jaminan kehidupan selama terpapar,” ujar Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution ketika menjawab wartawan usai acara pemberian bantuan yang dilaksanakan Yayasan Surya Kebenaran Internasional di GBI Rumah Persembahan Jamin Ginting, belum lama ini.
Hal itu diutarakan Walikota menanggapi harapan Ketua PWI Sumut Hermansjah yang berharap agar wartawan tidak hanya dibantu sembako semata, tapi juga dibantu saat wartawan dan keluarga terpapar Covid-19. Sebab informasi yang diperoleh bahwa sejumlah wartawan media cetak dan online saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit dan secara mandiri di rumah mereka masing-masing. Sehingga akibatnya sangat membutuhkan bantuan agar anak-anak dan keluarga wartawan yang berangkutan tidak ikut Terdampak.
Terkait hal itu, Ketua PWI Sumut Hermansjah spontan membentuk tim melalui Wakabid Pembelaan Wartawan Wilfried Sinaga bersama Wakabid Kesra Edi S. Sormin untuk berkordinasi dengan dr. Anita dari YSKI dan pejabat terkait di Pemko Medan untuk bantuan yang disiapkan Pihak YSKI maupun Pemko Medan.
Menanggapi bantuan terhadap wartawan, Walikota juga memaparkan Pemko Medan tidak hanya memfokuskan bantuan kepada kalangan pers terutama wartawan di kota Medan, tapi juga bila masyarakat terpapar Covid-19 di masa pendemi untuk kehidupannya terutama anak anak dan keluarga mereka akan jadi perhatian dan fokus utama untuk dibantu.
“Jadi bantuan itu tidak hanya kepada swasta tapi sudah jadi tanggung jawab Pemko Medan,” ujar Walikota. (Avid)






