dutapublik.com, KARAWANG – Pemberitaan mengenai pengadaan mobil dinas Bupati dan Wabup Karawang yang tergolong mewah terus bergulir hingga kini. Bahkan isu mobil dinas ini juga diperkeruh oleh ulah oknum orang dekat Wakil Bupati Karawang yang membuat postingan facebook bermuatan penghinaan terhadap profesi wartawan.
Tentunya masalah ini harus berujung dengan proses hukum karena dianggap telah melecehkan insan jurnalis dengan menyebut oteng-oteng.

Kang HER yang merupakan Ketua Dewan Pendiri LBH Baruterang Sayap Putih mengatakan bahwa Oteng-oteng berdasarkan kamus Indonesia Inggris disebut Insect yang berarti serangga, bukan jenis hewan yang menjijikan.
Saat ini kata Kang HER semua perhatian tertuju ke isu tersebut, padahal proses hukum sudah berjalan, tinggal kawal dan berikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan proses hukumnya.
Kang HER lebih lanjut mengatakan, sebaiknya Pemda Karawang mengembalikan saja mobil dinas barunya, karena rakyat tidak menghendakinya untuk saat ini dimana kondisi perekonomian masyarakat masih sangat susah. “Anggota Banggar DPRD juga harus peka terhadap kondisi masyarakat supaya jangan asal ketuk palu saja dalam mengesahkan anggaran,” ucap Kang HER, Selasa (28/9).
Lebih lanjut Kang HER juga mengharapkan kepada insan jurnalis untuk terus kritis dan independen dan objektif dalam menyampaikan berita, karena media merupakan salah satu pilar penegakan demokrasi.
“Insan Media jangan kehilangan fokus terhadap isu-isu besar yang harus lebih berani memberitakannya seperti kasus perizinan Puncak Sempur hampir redup dari pemberitaan media, Transparansi Refocusing dana untuk penanganan covid yang berpotensi jadi bancakan penguasa,” pungkas Kang Her. (radi)





