Herli Walandouw: Koperasi Maesa Mitra Jaya Siap Jadi Koperasi Berbasis Digital

665

dutapublik.com, MINAHASA – Sereh Wangi yang nama latinnya adalah Cymbopogon Nardus, dijelaskan Ketua Koperasi Produsen Maesa Mitra Jaya, Herli Walandouw, adalah sebagai campuran aroma terapi, selain sebagai produk biofuel, air sereh wangi ini juga dapat dimanfaatkan sebagai energi terbarukan, punya nilai kontraknya, ada harga dasar, tanaman industri, tidak seperti tanaman lainnya seperti Cabai, Tomat, dls. Sehingga Sereh wangi ini dapat mendongkrak harga untuk kesejahteraan petani.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Koperasi Maesa Mitra Jaya, Herli Walandouw, usai pengukuhan anggota, dan pengawas Koperasi langsung oleh Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Sulut Ir. Ronald Sorongan, M.Si., Kamis (14/10) bertempat di kompleks lahan sereh wangi Desa Tountimomor Kec. Kakas Barat Kab. Minahasa usai Launching yang digelar Bank SulutGO dan Bank Indonesia.

“Kami mengucap syukur telah terbentuk Koperasi Produsen Maesa Mitra Jaya ini. Koperasi ini kedepan menjadi harapan akan semakin luar biasa, dapat melangkah menjadi Koperasi berbasis Digital, dan bertekad akan bersama-sama terus mengembangkan daerah Minahasa khususnya provinsi Sulut pada umumnya,” ujar Walandouw.

Lanjutnya rencana dan mimpi besar mengawalinya dengan lahan yang ada yaiti bekas lokasi pacuan kuda Desa Tountimomor Kecamatan Kakas. Saat ini bergabung sekitar 126 petani di Minahasa, artinya 126 hektar lahan sudah muncul dari target 500 hektar lahan yang tersebar di Sulawesi Utara dan nantinya yang akan dikelola Sereh Wangi.

“Bekerja semaksimal mungkin bersama anggota yang ada, juga karena di dalamnya ada 2 profesor, sebagai pengawas meyakini dapat mewujudkan mimpi bersama,” tandas Herli (EffendyV.Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *