Mahasiswa KKS Desa Sambora Ikuti Rutinan Remaja Masjid

944

dutapuik.com, MEMPAWAH – Remaja Masjid Miftahul Huda (REMAMSA) adakan Pengajian Rutin, Sabtu (8/1), Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Baray.

Pengajian rutin yang aktif dilakukan setiap Malam Minggu oleh Remaja Masjid Miftahul Huda Desa Sambora ini bertujuan mencetak kader atau generasi yang paham akan ilmu agama dan mencetak mental, dengan DNA Sinergi Silaturrahmi Kolaborasi (SSK).

Pasalnya dalam kegiatan tersebut anak-anak Desa Sambora diajarkan sejak dini, dari mulai menjadi MC, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Sambutan, Sholawat, dan melakukan diskusi yang dipandu oleh 1 orang pemateri.

Namun pengajian rutin pada kesempatan ini berbeda, sebab yang ditugaskan dalam kegiatan rutinan tersebut adalah Mahasiswa STAI Mempawah yang kebetulan KKS (Kuliah Kerja Sosial) di Desa itu. Dari mulai MC, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Sholawat, Kata Sambutan dan Pemateri.

Baca Juga:  Mahasiswa KKS STAI Mempawah Adakan Pembelajaran Menulis Buku Dan MC

Restu selaku Pemuda REMAMSA dalam sambutannya mengatakan bahwa berterima kasih kepada Mahasiswa KKS, ia berharap agar sedikit ilmu nya diberikan kepada Remamsa dan dia juga berharap kepada Remaja yang hadir agar bisa kuliah nantinya.

“Remaja Masjid harus punya Mindset Kuliah keluar kampong jangan jadi katak dalam tempurung dan banyak-banyak belajar ambil peran dan cari pengalaman dengan remaja lain,” pungkasnya.

Disamping itu Hamdani selaku Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah dalam sambutannya mengatakan bahwa generasi muda harus giat dalam belajar dan mencari ilmu agar mencapai sebuah perubahan yang baik.

“Kita sebagai generasi muda mempunyai tugas yang sangat penting dalam mencapai sebuah perubahan, namun yang perlu di ingat adalah sebelum memberikan perubahan terhadap organisasi atau Masyarakat maka sebaik nya ubah diri kita sendiri, dengan mencari ilmu dan pengalaman agar perubahan yang di hasilkan berdampak baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain,” terangnya.

Baca Juga:  Upgrading PKD, Panwascam Maniis Gelar Pelatihan Menulis LHP

Ia juga menambahkan bahwa silaturahim dan sinergi tersebut bukan hanya pada waktu KKS selama 40 hari, akan tetapi Hamdani mengatakan dilain waktu setelah KKS dirinnya bersama teman-temannya bisa melakukan silaturahim kembali.

Selanjutnya, Sholeh sebagai pemateri menyampaikan tentang Pentingnya menuntut ilmu dan hukumnya adalah wajib bagi setiap orang muslim

“Ilmu merupakan jalan menuju kebaikan, pada dasar nya ilmu harus dimiliki oleh setiap orang baik pemuda atau pun orang tua, apalagi buat kita yang masih muda tentu nya harus mempunyai semangat yang tinggi dalam mencari ilmu Sesuai Hadist nabi yang berbunyi ‘Menuntut ilmu hukum nya wajib bagi setiap muslim laki-laki dan muslim Perempuan,” tuturnya. (Abdul Mutolib)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *