dutapublik.com, DEMAK – Dengan diprakarsai oleh Direktur RSI NU Demak, dr. H. Abdul Azis, mengumpulkan beberapa elemen masyarakat mulai dari PDNU, LKNU, LPBI, BAGANA, BASADA, IPNU, IPPNU, FATAYAT, MUSLIMAT, RAPI Wilayah 28 Demak, KUMBANG CARAKA, KADIN, dan HIPMI maka terbentulah team gerak cepat tanggap darurat banjir/rob di Demak.
Dengan kegiatan yang diprakarsai oleh Direktur RSI NU Demak tersebut, maka diadakan koordinasi pada hari Jum’at 27 Mei 2022 lalu terbentuklah Team NU Peduli Banjir Demak yang dengan kesepakatan peserta koordinasi maka beliau dr. H. Abdul Azis ditunjuk sebagai ketua team sedangkan penasehatnya disepakati Wigunadi dari LPBI PC NU Demak.
Dengan telah terbentuknya team tersebut, dengan gerak cepat pula mengadakan koordinasi denganberbagai pihak. Apalagi dengan diberikannya semangat oleh penasehat dengan kalimat “JANMA LIPAT SEPRAPAT TAMAT” maka team langsung mengadakan kegiatan bhakti sosial yaitu pengobatan gratis di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung Kabupaten Demak yang merupakan salah satu daerah terdampak rob air laut.
Selain pengobatan gratis yang dilaksanakan Minggu 29 Mei 2022, dilakukan juga ruqyah dan bantuan sanitasi. Dalam kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga masyarakat. Sebelum kegiatan dimulai lebih dulu diberikan penjelasan oleh Sekretaris Desa Sriwulan mengenai pemetaan wilayah.
Akhirnya team dibagi 2 kelompok guna menangani wilayah di Rw 05 dan RW 08 desa tersebut.
Rata rata keluhan masyarakat hampir sama yaitu gatal-gatal, konjungtivitas, ISPA, remathoid, artiris, miyalgia dan diare. Sedangkan penanganan ruqyah rata-rata dengan gangguan asam lambung dan mental.
Selain penanganan medis dan ruqyah team juga melakukan bantuan sanitasi yaitu kebersihan lingkungan. Banyak sekali sampah akibat rob di wilayah terdampak.
Oleh masyarakat sekitar menyampaikan untuk bisa mengangkut sampah di wilayah yang berjumlah 68 RT tersebut dibutuhkan lebih kurang 40 kontainer.
Dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan sembako. Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah Ubaidillah memberikan bantuan makanan siap saji.
Dalam penutupan kegiatan ini, dr. H. Abdul Azis berpesan kepada semua anggota team agar kegiatan seperti ini jangan hanya berhenti sampai di sini. Ia mengajak selain di Sayung wilayah Bonang pun perlu bantuan.
“Semoga kita tetap sehat sehingga bisa terus membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkas Abdul Azis. (giris)





