Menggelegar, Ribuan Warga Pecahkan Rekor Dunia Dalam Rangka HUT Bayangkara Ke-76 Di Kota Magelang

345

dutapublik.com, MAGELANG – Ribuan warga Kota Magelang dan sekitarnya memenuhi alun-alun setempat dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pemecahan rekor dunia tari Gugur Gunung, bertempat di alun- alun Kota Magelang Jawa Tengah Kamis pagi (7/7).

Tidak saja dilakukan di alun-alun, sejumlah masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia juga mengikuti kegiatan tari tersebut melalui saluran online. 

Museum Rekor Dunia Indonesia mencatat lebih dari 14 ribu warga mengikuti kegiatan tersebut sehingga layak disebut sebagai pemecahan rekor dunia. 

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Forkompinda Magelang dan tokoh masyarakat Magelang, KH Yusuf Chudhori (pengasuh ponpes API) yang turut hadir dalam kegiatan itu, turut mengikuti gerak tari yang melambangkan semangat gotong royong dan kebersamaan tersebut.

“Kegiatan pemecahan rekor MURI melalui Tari Gugur Gunung ini diprakarsai oleh Kapolresta Magelang selain untuk mempersatukan budaya masyarakat juga untuk mendidik masyarakat kita untuk ikut memeriahkan Hari Bhayangkara ke-76,” ujar Kapolda Jateng saat diwawancara media.

Ditambahkannya, kegiatan pemecahan rekor dunia tari Gugur Gunung tersebut diselenggarakan masyarakat Magelang dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke 76. Untuk itu dirinya amat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Karena pada hakekatnya hari Bhayangkara juga untuk masyarakat, karena Polri adalah milik rakyat Indonesia. Dalam kegiatan ini, tari Gugur Gunung menggambarkan kebersamaan Polri dengan masyarakat dalam upaya menjaga Harkamtibmas,” terang Kapolda.

Senada dengan Kapolda Jateng, Kapolres Magelang, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang selaku pemrakarsa kegiatan, mengatakan tarian gugur gunung ini diselenggarakan secara kolosal karena nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya.

Yolanda mengungkapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dari berbagai daerah dan salut atas antusiasme mereka yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih bagi para peserta yang telah mengikuti melalui online dari berbagai daerah, ada yang dari IKN, Banten, Jakarta, Bandung, dan dari banyak pulau lain di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sri Widayati mengumumkan pihaknya secara resmi mencatat jumlah peserta yang mengikuti tarian Gugur Gunung secara serentak dalam kesempatan itu mencapai 14.245 peserta. 

“Jumlah tersebut berdasarkan penghitungan pada peserta yang mengikuti langsung di alun-alun kota Magelang maupun secara online. Jumlah ini tak hanya memecahkan rekor Indonesia tapi juga memecahkan rekor dunia,” ungkapnya saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.

Sebagai pengakuan atas prestasi tersebut, MURI menyerahkan piagam kepada Kapolresta Magelang sebagai pemrakarsa dan penyelenggara Pagelaran Tari Gugur Gunung oleh Penari Terbanyak.

Sementara Ketua PC Satria Kota Magelang Yusup Susilo yang berdomisili di Karang Gading RT/ 02/04 Kelurahan Magelang Selatan Kota Magelang ketika di mintai statemen oleh awak media mengatakan memberikan dukungan penuh kepada ibu Kapolres AKBP Yolanda baru enam bulan menjabat bulan Pebruari 2022 kinerjanya sangat luar biasa.

Lebih lanjut Yusup Susilo selalu mendukung kegiatan Polres Kota Magelang selalu bersinergi bermitra dengan masyarakat sehingga terjalin suatu hubungan yang baik sampai kapanpun.

“Dengan adanya kegiatan Tari gugur gunung yang di hadiri oleh ribuan masyarakat dari Kab/ Kota Magelang bisa memecahkan Rekor Muri tidak mudah bila ibu Kapolres tidak punya hubungan kedekatan terbukti hingga tingkat RT ibu Kapolres Yolanda selalu hadir.PC Satria Juga Mengerahkan ratusan orang untuk memerihakah HUT Bhayangkara,” pungkasnya. (Ysn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *