Mirip Kasus Sambo, Polisi Tembak Polisi Hingga Tewas Terjadi Di Lampung Tengah

686

dutapublik.com, LAMPUNG TENGAH – Peristiwa polisi tembak polisi terjadi di Lampung Tengah. Satu orang polisi yang bertugas di Polsek Way Pengubuan tewas tertembak di bagian dada kirinya pada Minggu, (4/9).

Polisi tembak polisi adalah sesama anggota Polsek Way Pengubuan Lampung Tengah.

Diketahui korban tewas Aipda A tewas ditembak sesama rekan polisi Aipda RS yang juga bertugas di Polsek Way Pengubuan.

Peristiwa itu terjadi di Lk V RT 02 Kelurahan Bandar Jaya Barat Kecamatan Terbangi Besar Lampung Tengah.

Jenazah Aipda A Karnain kini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi oleh tim forensik.

Menurut saksi Mahmud dan Dian Pratiwi mengakui saat kejadian mendengar suara tembakan. Selanjutnya saksi keluar rumah mendengar suara anaknya berteriak meminta tolong dari rumah korban.

Kemudian saksi melihat ada sepeda motor yang tidak saksi ketahui jenisnya yang mengendarai ke arah jalan ke dalam/arah barat.

Saksi lainnya sesuai keterangan polisi dalam laporan Yulia (istri pelaku) menerangkan bahwa saat saksi sedang berada di rumah kemudian pelaku Aipda RS sampai di rumahnya yang menceritakan kepada istrinya bahwa pelaku sudah melakukan penembakan terhadap korban Aipda A.

Korban diketahui bersandar di kursi lalu bersama istri korban membawa korban ke rumah sakit Harapan Bunda mengendarai kendaraan korban jenis Toyota Yaris warna Hitam.

Namun sesampainya di rumah sakit Harapan Bunda korban sudah tidak dapat tertolong.

Pelaku ditangkap pada malam Minggu 4 September 2022 sekitar pukul 23.00 WIB.
Diketahui bahwa pelaku Aipda RS merupakan Kanit Provost Polsek Way Pengubuan Polres Lampung Tengah.

Sebelumnya pelaku sempat menelepon Kanit Provost Polres Lamteng Aiptu Sriwaluyo untuk mengetahui bahwa dirinya telah melakukan penembakan terhadap korban Aipda A kemarin.

Selanjutnya Anggota Polsek Way Pengubuan Polres Lampung Tengah dan Kasi Propam Polres Lamteng Iptu Eko Heri bersama kasat Reskrim AKP Edi Korinas melakukan penjemputan terhadap pelaku yang kemudian pelaku diamankan ke Polres Lamteng.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan satu pucuk senjata api jenis Revolver, sepeda motor dinas Bhabinkamtibmas merk Kawasaki, baju dinas Provost yang digunakan pelaku saat melakukan penembakan terhadap korban, helm warna hitam dan jaket warna hitam.

Motif tersangka melakukan penembakan terhadap korban diduga karena pelaku dendam terhadap korban karena korban selalu membuka aib/keburukan tersangka kepada kawan dekatnya. (Hazwarsyah)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *