Warga Desa Nunuk Gelar Tradisi Cuci Benda Pusaka, Lestarikan Budaya Leluhur

402

dutapublik.com, MAJALENGKA – Keteguhannya dalam melestarikan tradisi budaya leluhur nampak jelas mewarnai kehidupan warga Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka yang sangat kental serta masih lestari.

Ratusan warga Desa Nunuk Baru, menggelar tradisi “Nyiramkeun Pusaka Warisan Karuhun Nunuk” yang diikuti ratusan warga setempat dan tamu undangan, Kamis (8/9).

Kepala Desa Nunuk Baru, Nono Sutrisno mengatakan, desa yang dipimpinnya memiliki banyak potensi seni dan budaya leluhur yang harus dijaga, dipelihara dan dilestarikan.

Apalagi, kata dia, peninggalan budaya Karuhun, yang merupakan warisan leluhur mengandung nilai seni budaya yang adiluhung dan dapat dijadikan daya tarik wisata pedesaan.

Menurut Nono, rangkaian kegiatan Nyiramkeun Pusaka diawali pengambilan air suci dan solawat nabi.

Setelah itu penyimpanan air suci, ziarah dan doa bersama (guar bumi), penyiraman pusaka diakhiri dengan ramah tamah.

“Alhamdulilah, dalam rangka ulang tahun Desa Nunuk Baru ke-551 digelar serangkaian acara, di dalamnya ada pagelaran budaya, ada juga penyiraman benda pusaka, itu yang paling sakral,” ujar Nono saat ditemui di lokasi.

Selanjutnya, jelas dia, digelar juga kegiatan guar bumi yang ditandai dengan penanaman pertanian yang setiap tahun dilaksanakan.

Kata dia, dalam rangkaian kegiatan juga pihaknya memperkenalkan kerajinan tenun gadod dari turun temurun.

“Kami juga mengajak para warga untuk mengenalkan potensi pertaniannya yang masing-masing memiliki ciri khas, di kami ada sebanyak 7 dusun,” ucapnya.

Ke depan, Nono berharap, tetap menjaga budaya Nunuk yang mana semakin hari semakin dikenal masyarakat.

Salah satunya, melestarikan kerajinan tenun gadod yang kini dianggap akan mulai punah.

Sementara, dalam Guar Bumi ada berdoa menurut ajaran Islam di makam leluhur dengan membawa tumpeng dan makanan khas lainnya, yang kemudian dimakan bersama dan dibagikan kepada warga dan pengunjung. (Teungku Syafrudin). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *