dutapublik.com,CIREBON – Peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu yang menyebabkan hilangnya ratusan nyawa suporter sepak bola tanah air, akan menambah daftar catatan hitam sejarah olahraga di tanah air, khususnya cabang olahraga sepak bola. Hal tersebut mendapat perhatian serius dari pegiat sejarah asal Cirebon, Raden Hamzaiya.
Dikatakannya, peristiwa ini merupakan peristiwa besar yang dialami oleh bangsa ini, berawal dari sifat simpatik yang begitu tinggi terhadap klub kesayangan, menyebabkan aksi kerusuhan serta tindakan anarkis yang akhirnya menyebabkan ratusan jiwa melayang hanya dalam hitungan Jam.
“Diharapkan peristiwa ini menjadi evaluasi bagi kita semua tentunya kesadaran akan nilai kebangsaan yang satu yaitu Indonesia,” ujar Raden Hamzaiya, kepada dutapubli.com. Senin (3/10).
Ditambahkannya, tentu saja peristiwa semacam ini mesti dikenang setiap tahunnya sebagai pembelajaran akan kesadaran serta sikap sportivitas bangsa ini.
“Tentu saja dari alur peristiwa dan kronologis yang sudah saya perdalami itu semua sudah memenuhi Kriteria, terutama jumlah korban yang meninggal dunia tidaklah sedikit,” katanya.
Serta, sambungnya lagi, hikmah yang dapat diambil sangatlah banyak, terutama bagi bangsa ini, setelah penanganan pasca peristiwa besar ini.
“kami berharap pemerintah bisa menetapkan tanggal 02 Oktober sebagai hari berkabung bagi pecinta sepak bola tanah air,” ujar Raden Hamzaiya. (Hans).


