Hilda PMI Asal Purwakarta Jabar Diduga Alami Tindakan Kekerasan Dan Pemerasan Di Negara Tempatan Saudi Arabia

775

dutapublik.com, PURWAKARTA – Korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus perekrutan tenaga kerja di negara Tempatan Timur Tengah seolah terus tiada henti, tindakan kesewenang-wenangan, intimidasi bahkan kekerasan dan pemerasan  mereka rasakan ketika sudah tidak mampu lagi untuk  bekerja dan meminta dipulangkan ke Indonesia.

Hal tersebut juga menimpa Hilda Pingkan Ali, warga Desa Anjun Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, yang hampir 2 tahun bekerja menjadi pembantu rumah tangga di wilayah Saudi Arabia, dan meminta dipulangkan karena dalam kondisi sudah tidak mampu lagi untuk bekerja, mengalami tindakan yang tidak manusiawi di sebuah Sarekah yang bernama Mah Saudi Arabia, Hilda kini dikurung tanpa kepastian,  makan dan minum, alat komunikasi dirampas dan diintimidasi juga dimintai ganti rugi 45 juta rupiah kalau Pekerja Migran itu terus meminta dipulangkan ke Indonesia.

Kepada awak media pada Penghujung November Hilda masih berkomunikasi tentang kondisi dirinya bahwa dirinya malah dikurung di tempat kosong sendiri dan dimintai uang tebusan 45 juta rupiah. 

“Kini saya dikurung di tempat kosong hanya sendiri,  Hp pun mau di rampas,” cerita Hilda dan semenjak saat itu  handphone dia sudah  tidak bisa dihubungi lagi.

Sementara itu kakak kandung Hilda Agung Iskandar kepada awak media mejelaskan kalau kondisi adeknya di sana sudah sangat menghawatirkan, makan tidak layak bahkan jikalau sakit pun harus berobat sendiri, dan agung juga berharap kepada siapa saja yang terkait dengan pemberangkatan Hilda harus segera memulangkan kembali Hilda ke kampung Halaman.

” Saya mengharap agar siapa saja yang terkait dengan pemberangkatan adek saya, agar segera memulangkan adek saya,” tegasnya.

Lain cerita dari Yan, Pemeroses yang diduga paling bertanggung jawab atas pemberangkatan Hilda, ketika awak media pada Sabtu (03/12) mencoba menghubungi Bandar TKW dari PT. PXX dengan nada santai seolah tidak ada kekhawatiran. Ia menerangkan kalau Hilda sampai saat ini tidak ada masalah. 

” Hilda sampai saat ini tidak ada masalah kok, dia selalu menghubungi saya, ” tukasnya,

Namun sangat disayangkan, ketika dimintai screenshot percakapan dengan Hilda, Yan pun tidak mengirimkanya. (Doel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *