Video Viral Penculikan Anak Sekolah Dasar, Kepala SDN Caringin Sebut Itu Tidak Benar

550

dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Ramai diperbincangkan di sebagian warga masyarakat Cipeundeuy tentang desas desus adanya dugaan upaya penculikan seorang anak  dari sebuah video yang beredar di beberapa grup whatsapp yang membuat resah warga masyarakat Kecamatan Cipeundeuy kabupaten Bandung Barat. 

Terkait desas desus kabar tersebut, pihak sekolah membantah dan menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar, setelah pihaknya melakukan klarifikasi kepada anak tersebut.

Kepala SD negeri Caringin Sri Endang Susilawati, S.Pd., saat ditemui dutapublik.com usai melakukan rapat dengan komite sekolah, tokoh masyarakat dan orang tua murid mengatakan, bahwa awalnya kabar tersebut dari cerita anak. Ketika ditanyai soal kebenarannya anak tersebut menceritakan bahwa ada 4 orang mengendarai mobil mini bus berhenti di depan sekolah, dua orang turun dari mobil dan menghampiri anak tersebut bersama tiga orang teman lainnyalainnya. Anak tersebut menceritakan kejadian sembari memperagakan dan secara kebetulan di video, dengan maksud untuk dokumentasi. 

Lanjutnya, ketika dua orang tersebut memegang anak, secara kebetulan ada seorang warga berinisial DN yang melihat dan mobil tersebut pergi. 

Atas ramainya isu tersebut di masyarakat, maka pihak sekolah bersama komite mengundang orang tua murid untuk melakukan klarifikasi soal video yang beredar. Pihak sekolah dan komite menjelaskan bahwa soal penculikan tersebut tidak benar.

”Kami melakukan rapat bersama komite para tokoh masyarakat dan orang tua murid untuk mengklarifikasi soal viralnya kabar tersebut. Karena gegara kejadian itu, banyak yang menanyai kepada anak tersebut sehingga mungkin si anak merasa capek dan tidak mau sekolah,” ungkap Sri Endang. 

“Jadi yang viral itu sebenarnya dari cerita anak, kami pihak sekolah tidak mendapatkan laporan dari orangtuanya,” imbuhnya.

Di tempat sama ketua komite sekolah Maman mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan agar isu tersebut jangan dibesar-besarkan. Ia juga menghimbau kepada para orang tua agar senantiasa tetap waspada dan berhati-hati menjaga anaknya sewaktu mengantar atau menjemput di sekolah, 

“Harapannya saya sebagai ketua komite jangan sampai ada berita yang belum tentu kebebarannnya beredar di luar untuk sekecamatan cipeundeuy, masalahnya jangan dibesar-besarkan, ” ucapnya. 

“Karena sekolah pun ikut prihatin atas kejadian kemarin, Kedepannya jagan samapai ada terjadi lagi, cukup sampai di sini,” pungkas ketua Komite. (RS). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *