dutapublik.com, CIANJUR – Guna memanjatkan Do’a 100 hari bersama Gempa Bumi Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan Istigosah yang dilaksanakan tadi pagi di Alun-Alun Cianjur. Namun sayangnya niat baik Pemerintah tersebut dikritisi oleh Pemuda Muslim Cianjur pasalnya sesuai SK Bupati Nomor 005/1881/Kesra perihal Undangan Do’a Bersama, sementara Dinas Pendidikan mengedarkan Surat Perintah Tugas Nomor 800/251/Sekertariat/Disdikpora/II/2023 yang isinya menugaskan Pegawai Kantor Disdikpora, Koordinator Pendidikan, Kepala sekolah, Guru, Pengawas dan Penilik.
“Waduh ko bisa di Surat Tugaskan ya? Surat tugas itu mengikat dan dipertanggungjawabkan karena terkait anggaran,” demikian dikatakan Ketua Pemuda Muslim Cianjur S. Pusat/Biro OKK Agus Nurrohman kepada Duta Publik melalui WhatsApp, Rabu (1/3).
Lanjut Agus menjelaskan acaranya baik melaksanakan ibadah ia sangat apresiasi sebagai bentuk syiar Islam, namun pertama yang ia pertanyakan kenapa harus disurat tugaskan yang bersifat mengikat dan dipertanggungjawabkan secara anggaran di dinas terkait (Disdikpora).
Kedua peserta adalah para guru dan pejabat struktural seharusnya himbauan saja agar tupoksi mereka dalam kegiatan belajar mengajar merasa tidak terbebani dan terakhir itu memakai anggaran apa apakah ada dalam perencanaan Disdikpora.
“Apabila surat tugas itu dikeluarkan di luar ketentuan perencanaan atau daftar isian kegiatan Anggaran Disdikpora jelas itu pelanggaran, tapi kalau sudah masuk perencanaan dan anggaran tidak masalah artinya sudah jelas dianggarkan,” tandas Agus.
Sementara saat dutapublik.com mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) kabupaten Cianjur Akib Ibrahim saat dihubungi via WhatsApp tidak menjawab.
Duta Publik pun mengkonfirmasikan ke Juru Bicara Bupati Cianjur sekaligus Asda II Budi Rahayu Toyib melalui pesan WhatsApp. Ia hanya menjawab bahwa konfirmasi terkait hal itu sebaiknya ke Kepala BKPSDM
Lalu dutapublik.com pun mengkonfirmasikan Ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur Dadan Ginanjar melalui pesan Wats App (1/3). Ia hanya mengucapkan terima kasih karena sudah diberi masukan. “Waalaikum salam wr wb. Terima kasih atas pendapatnya, saya hanya sebagai peserta dinas yang diundang. Sebaiknya konfirmasi ke Panitia – Setda. Agar maklum terima kasih,” pungkasnya. (Yani)


