Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jabar Apresiasi Tindakan Polri Dalam Kasus Bule Tak Punya Adab

390

dutapublik.com, BANDUNG – Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Bandung yang menangkap bule berkewarganegaraan Australia yang meludahi Imam Masjid Al-Muhajir, Buahbatu, Kota Bandung, karena menyetel murrotal Al-Qur’an, Sabtu (29/4).

Warga negara asing berinisial MB berusia 48 tahun itu diamankan di Bandara Soekarno Hatta ketika hendak kembali ke negaranya.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih atas nama pribadi dan pimpinan Provinsi Jawa Barat, kepada Kepolisian Republik Indonesia terutama Kapolda Jabar beserta jajarannya yang begitu tanggap dan respon serta cepat kurang dari 24 jam menangkap warga negara asing yang telah melakukan hal tidak terpuji kepada ta’mir mesjid di Kota Bandung,” kata Ajam, Minggu (30/4).

Baca Juga:  Polda Jabar Himbau Masyarakat Tetap Waspada Terhadap TPPO

Ajam berharap kepada seluruh umat muslim harap tenang, percayakan sepenuhnya kepada Kepolisian Republik Indonesia terutama Kapolda Jabat.

“Agar masyarakat tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan tidak terprovokasi dengan berbagai dinamika situasi yg timbul, hal ini demi ketentraman kita bersama,” tambahnya.

“Tentunya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi mengingat masyarakat jawa barat sangat heterogen terutama di perkotaan baik dari budaya, bahasa dan agama, oleh karena itu mari kita saling toleransi dan menghormati,” ucapnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Apresiasi Perkembangan Cepat PT Pindad

Dalam kesempatan tersebut Ajam Mustajam juga menghimbau untuk menggunakan cara penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola sebagaimana telah diatur dalam surat edaran Menteri Agama No. 5 tahun 2022 tentang pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan di mushola.

“Dihimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan tidak terprovokasi dengan berbagai dinamika situasi yang timbul, hal ini demi ketentraman kita bersama,” katanya. (Jaim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *