Diduga Nikah Siri, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Dilaporkan Istri Sah Ke Badan Kehormatan

570

dutapublik.com, PEKANBARU – Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Partai Gerindra diduga kedapatan memiliki istri simpanan di Kota Pekanbaru yang dinikahi secara siri. Hal tersebut diketahui oleh istri resminya setelah lebih kurang 4 tahun umur pernikahan Anggota DPRD Kota Pekanbaru dengan seorang Wanita Idaman Lain (WIL).

Maimunah NST (52), warga Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumbai Pesisir melaporkan suaminya berinisial AW ke Badan Kehormatan Dewan Kota Pekanbaru Jum’at (16/6) pukul 08.30 WIB.

WA, yang diketahui sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru di Komisi IV dari Partai Gerindra dan juga menjabat sebagai ketua Fraksi Gerindra.

WA dilaporkan oleh sang istri karena disebut-sebut telah melakukan pernikahan secara siri (secara diam-diam) bersama seorang wanita yang notabenya sekarang ini menjadi istri sirinya.

Maimunah NST selaku istri sah dari WA mengatakan kepada media ini bahwa WA menikahi NR secara sirih pada tanggal 20 Agustus tahun 2016 menurut informasi dari warga.

Dengan bukti-bukti yang diperoleh dari sumber bahwa perihal pernikahan siri antara suaminya (Anggota DPRD Kota Pekanbaru) dengan NR, istri sah dari Anggota Dewan tersebut melaporkan suaminya ke Badan Kehormatan DPRD Kota Pekanbaru.

“Setelah ketahuan dia nikah siri, WA berjanji akan menyelesaikan tapi setelah ditunggu -tunggu sampai saat ini tidak kunjung selesai, ujar Maimunah.

Kata Maimunah NST, saat mendatangi kantor DPRD Kota Pekanbaru tepatnya di ruangan Kantor Badan Kehormatan tidak menemui satu pun anggota Badan Kehormatan dan hanya ada dua orang staf.

“Dan kedatangan saya ke ruangan Badan Kehormatan ini sudah ketiga kalinya namun belum ada yang bisa dijumpai baik ketua BK maupun yang lain selain stafnya,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi media ini salah satu staf Badan Kehormatan yang bernama Ucok di ruangan mengatakan bahwa adanya kedatangan ibu Maimunah Nst akan disampaikan kepada Ketua Badan Kehormatan karena saat ini sedang ada urusan di luar. “Saat ini memang Ketua dan anggota Badan Kehormatan Dewan lagi ada urusan di luar,” tuturnya.(Arman)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *