Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Rapim 2026, Tekankan Sinergi dan Optimalisasi Kinerja Satuan di Sulut-Gorontalo

3

dutapublik.com, SULUT – Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., memimpin sekaligus membuka secara langsung Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam XIII/Merdeka Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Grhadika Jaya Sakti, Makodam XIII/Merdeka, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan Rapim ini diikuti oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si., Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang (daring), Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, para asisten, pamen ahli, irut, LO, Dan/Kabalakdam, serta para komandan satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka.

Dalam amanatnya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan bahwa Rapim tahun ini mengusung tema, “Kodam XIII/Merdeka Hadir dan Bersinergi untuk Mewujudkan Indonesia Maju di Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.”

Tema tersebut mencerminkan tekad Kodam XIII/Merdeka untuk terus memperkuat peran sebagai bagian integral TNI AD yang selalu hadir di tengah rakyat, bersinergi dengan seluruh komponen bangsa, serta menjadi katalisator kemajuan daerah.

Pangdam menegaskan bahwa Rapim merupakan wahana konsolidasi, evaluasi, dan penyamaan visi dalam pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran 2026. Setiap satuan diharapkan mampu menajamkan arah kegiatan agar selaras dengan kebijakan pimpinan TNI serta adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis, baik dari aspek pertahanan, sosial kemasyarakatan, maupun perkembangan geopolitik dan digitalisasi informasi.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya memperkuat soliditas dan sinergi antarsatuan. Forum Rapim harus dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dua arah antara komando atas dan satuan bawah, sehingga kebijakan yang ditetapkan dapat berjalan sinkron dan efektif.

Evaluasi terhadap pelaksanaan program dan anggaran Tahun Anggaran 2025, lanjutnya, harus dijadikan acuan agar kekurangan yang terjadi tidak terulang pada tahun 2026.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan program dan anggaran tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Kendala administratif dan prosedural harus diminimalkan guna meningkatkan kinerja organisasi serta memastikan setiap program benar-benar berdampak pada peningkatan kesiapan operasional satuan dan kesejahteraan prajurit.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran semakin solid, profesional, dan siap memberikan pengabdian terbaik kepada rakyat, bangsa, dan negara. (Effendy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *