dutapublik.com, GAYO LUES – Sekretaris Partai Aceh (PA) Kabupaten Gayo Lues mengecam keras kehadiran LSM tertentu di Negeri Seribu Hafidz ini. Menurutnya, kehadiran LSM tersebut hanya membuat gerah. Diduga pula Pj Bupati Gayo Lues Alhudri sengaja mengundang LSM tersebut bahkan difasilitasi.
Saniman yang biasa disapa Raja Prak ini mengatakan, semenjak kehadiran LSM tersebut banyak Pejabat yang merasa jengkel. Pasalnya kehadiran LSM tersebut dan mendatangi kantor – kantor untuk menemui para SKPD sudah melewati batas dan bahkan seperti Aparat Penegak Hukum (APH) saja, sehingga banyak pejabat di berbagai instansi merasa gerah dan jengkel bahkan kesal terhadap kehadiran mereka di sini.
Bahkan belakangan ini, sejumlah Pejabat Eselon II dan Eselon III di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues merasa bahwa keberadaan LSM tersebut tersebut seringkali menakut – nakuti pejabat setempat bak APH dan disertai dengan ancaman seperti ancaman permohonan permintaan Informasi dari LSM tersebut.
“Kami tunggu jawabannya, jika tidak ada tanggapan dari yang bersangkutan, maka LSM tersebut akan menaikan laporannya ke tingkat yang lebih tinggi, wow kali bagaikan aparat saja,” sebut Raja Prak, Rabu (21/2/2024).
Lanjut Raja Prak, kehadiran LSM tersebut di Gayo Lues ini, seolah – olah jadi sarana membangun kolaborasi pemanfaatan Dana Fiskal berbasis Ekologi dengan Pemerintah setempat, namun sejumlah kalangan tidak serta merta mengetahui tujuan mereka. “Padahal di daerah kita ini juga ada LSM kok mesti LSM luar pula yang digadang – gadang di negeri kita ini dan bahkan mereka – mereka tersebut difasilitasi oleh Alhudri,” ujarnya.
“Apakah memang beliau/Alhudri alergi dengan dengan LSM dan Wartawan yang ada di Gayo Lues ini,” ujar Raja Prak dengan nada menantang.
“Nah yang jadi pertanyaan saat ini, kok bisanya LSM dari luar daerah Gayo Lues bisa seenaknya datang ke daerah orang tanpa adanya konfirmasi kepada Rekan – rekan LSM yang ada di Gayo Lues ini. Justru kehadiran mereka itu seizin Pj Bupati Alhudri, karena memang dia memfasilitasi mereka ke Gayo Lues ini.”
“Apakah di Gayo Lues tidak ada LSM dan Insan Pers, bahwa Alhudri memang tidak suka Alias Alergi dengan Wartawan dan LSM di Gayo Lues ini,” tutur salah satu penggiat LSM dengan nada bertanya.
Perlu diketahui Alhudri pada Selasa 06 Februari 2024, pernah mengatakan di hadapan anggota Apdesi, kolaborasi bersama LSM tersebut dapat membangkitkan kembali dan menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga dan mencintai Lingkungan.
Namun pada kenyataanya, LSM tersebut tersebut malah perilakunya semacam Aparat Penegak Hukum saja jika menemui para Eselon II dan Eselon III di Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues.
Apalagi baru – baru ini kata Raja Prak lagi, beredar surat pengunduran diri dari Kepala Badan Kesbangpol Gayo Lues Muhammad Noh yang ditunjukkan kepada Pj. Bupati Alhudri.
Selain di atas, Direktur PDAM Tirta Sejuk Muhammad Ali Husin juga mundur dari jabatannya. Hal tersebut menuai tanggapan beragam dari berbagai pihak.
“Untuk itu saya atas Nama Sekretaris Partai Aceh (PA) Gayo Lues merasa perihatin atas mundurnya M. Noh dari jabatannya termasuk dua Kepala Sekolah dan bahkan beredar isu akan ada lagi menyusul beberapa Pejabat lainya, dan ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.
Dirinya menyatakan hal ini akibat dari arogansi seorang Pj. Bupati Gayo Lues Alhudri yang sering marah – marah di depan Pejabat dengan mengancam akan memutasi sejumlah Pejabat. “Terus terang baru kali ini saya dengar seorang yang disegani di Gayo Lues ini berani mengancam dan akan memutasi sejumlah Pejabat di Pemkab Gayo Lues. Nah jika seperti itu kenyataannya, bisa berdampak pada Pelayanan Publik dan terhambatnya Program Pemerintah yang berimbas kepada Masyarakat Gayo Lues juga,” katanya jengkel.
“Ini tidak bisa didiamkan kita siap berdiri di barisan terdepan dan melawan Penguasa Daerah yang semena-mena. Dan kita memohon kepada Kemendagri RI dan Pj. Gubernur Aceh agar tidak memperpanjang Jabatan Alhudri karena dia sudah bikin gaduh di Gayo Lues ini sehingga suasana di sini sudah mulai panas akibat ulahnya Alhudri tersebut.”
“Kami memohon kepada Kemendagri RI dan PJ. Gubernur Aceh agar tidak memperpanjang Alhudri lagi sebagai PJ. Bupati Gayo Lues karena dia semenjak menginjakkan kakinya di Gayo Lues ini sudah banyak Masyarakat, LSM, Insan Pers, Aktivis serta Pejabat tidak suka dengan cara bicaranya Alhudri.”
Ibarat dulu disanjung kinerjanya mendapat Aplus dari semua pihak, Namun di balik itu rupanya sepak terjangnya sudah mulai diketahui oleh semua pihak, haus kekuasaan, nafsunya besar, karena menurut informasi dari Provinsi Aceh dirinya bernafsu menjadi Sekda Aceh.
“Apakah ada yang sadar, ini orang berbahaya dia dari dulu beliau sering membuat skenario secantik mungkin untuk memuluskan keinginannya dan itu harus segera kita cegah bersama – sama.”
“Untuk itu kita memohon kepada Kemendagri RI Pak Tito Karnavian dan PJ. Gubernur Aceh agar tidak lagi memperpanjang Jabatan Alhudri sebagai PJ. Bupati Gayo Lues, kami LSM, Insan Pers, Aktivis, Mahasiswa serta lapisan Masyarakat Gayo Lues menolak keras dan tidak Sudi dipimpin orang kejam, jika tetap diperpanjang maka jangan salahkan kami Masyarakat Gayo Lues akan lebih ganas lagi dan bahkan bisa pertumpahan darah melawan Penguasa yang berhati Kotor dan Kejam, ingat dan ingat,” tutup Raja Prak. [RI-1)





