Terkait Rektor UIN Suska Riau Nikah Siri, M. Rawa El Amady : Kemenag RI Segera Berikan Sanksi Yang Sepantasnya

625

dutapublik.com, PEKANBARU –  Informasi tidak sedap kembali bergulir atas Rektor UIN Suska Riau, Prof. Hairunnas Rajab. Pasca pelantikan dirinya sebagai rektor UIN Suska pada Rabu (19/5) di Jakarta.

Sehari sebelum pelantikan, yakni pada Selasa (18/5), beredar informasi bahwa Prof. Hairunnas Rajab diketahui pernah tinggal bersama wanita yang diduga merupakan istri sirinya, di sebuah pemukiman masyarakat di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, tepatnya di Perumahan Rindu Serumpun RT. 02 RW. 01.

Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi dari beberapa awak media, menemukan indikasi, bahwa Prof. Hairunnas Rajab, yang saat itu masih menjabat Dekan Fakultas Fisikologi UIN Suska Riau, sedang tinggal bersama dengan wanita yang disebut sebagai istri sirinya berdasarkan keterangan dari seorang tokoh masyarakat setempat (AR), yang mengaku kepada awak media, pada Kamis (20/5) sebagai pihak yang berwenang untuk mendata warga baru di Komplek Perumahan tersebut.

“Mohon diluruskan ya pak, saya bukan menggebrek Pak Hairunnas saat itu, tetapi sebagai yang berhak melakukan pemantauan. Saya hanya mendata dan mempertanyakan beliau, karena merupakan warga pendatang baru di Perumahan itu dan belum melaporkan diri hingga hari kedua,” sebut AR menjawab pertanyaan awak media.

Menrurut AR, dirinya melakukan pengecekan itu lantaran diketahui adanya warga baru pasangan suami istri yang belum melaporkan diri, sehingga perlu dipertanyakan keberadaannya, untuk menjaga ketertiban di Komplek Perumahan.

“Ya kami harus pastikan data warga yang baru datang dan tinggal di Perumahan. Itu tugas kami dan saya ditunjukkan surat nikah siri, atas nama Hairunnas, saya diberikan satu foto copy an surat itu,” urai AR.

Dari keterangan AR, sebagai tokoh masyarakat di Perumahan Rindu Serumpun itu, jika dikaitkan dengan pemberitaan sebelumnya di beberapa media, mengandung alur cerita yang tidak jauh berbeda.

Hanya pada pemberitaan sebelumnya, diketahui mantan suami dari istri siri Hairunnas Rajab, Danu, dengan tegas mengatakan agar Kementerian Agama RI tidak melantik Prof. Hairunnas Rajab sebagai Rektor UIN Suska Riau, demi menjaga Marwah dan martabat Universitas Islam Riau ke depan.

“Mau jadi apa UIN Suska Riau, kalau dipimpin orang seperti ini. Saya berharap pada Bapak Menteri untuk tidak melantik Rektor UIN Suska Riau,” Sebut Danu, dilansir setuju.com 18/5.

Namun, sehari setelahnya, kenyataan pun berkata lain, Kementerian Agama RI, alih-alih mempertimbangkan permohonan dari Danu, mantan suami istri siri Hairunnas, justru Kementerian Agama pun tetap melantik Prof. Hairunnas Rajab sebagai Rektor UIN Suska Riau periode 2021- 2025.

Terkait hal ini, pengamat kebijakan publik Riau, M. Rawa El Amady a memberikan komentarnya dengan mengatakan, bahwa jika Rektor UIN Suska Riau yang baru dilantik memiliki istri siri, maka itu dapat diberikan sanksi kode etik dari atasannya.

“Menurut saya, jabatan Rektor itu kan sangat menentukan dalam hal moral dan etika, sehingga seyogianya seorang Rektor sudah sepantasnya menjadi teladan dalam segala hal, termasuk soal rumah tangganya, karena didikan seperti apa nantinya yang akan ditiru mahasiswa mengetahui pimpinan memiliki istri siri,” sebutnya.

Lanjut Amady, agar ini tidak menjadi sebuah isu miring yang mempengaruhi pandangan publik tentang Rektor UIN Suska Riau, Ia meminta Kementerian Agama RI segera berikan sanksi yang sepantasnya.

“Jika hal ini memang benar, maka Kementerian Agama RI harus segera ambil langkah konkret, yang diatur dalam Kementerian Agama. Saya tidak tahu dalam aturan Kementerian Agama, sanksi apa untuk kasus seperti ini, silakan saja di konfirmasi kepada Kemenag,” tegasnya.

Di sisi lain, atas informasi ini, terkait adanya pernyataan tokoh masyarakat (AR), bahwa Prof. Hairunnas Rajab memiliki istri siri dengan bukti adanya surat nikah siri yang diberikan kepada AR, saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan, dirinya saat ini hanya bisa berharap untuk cooling down dan berprasangka baik saja.

“Mohon dicatat ya pak, saat ini saya hanya ingin semua ini di cooling down saja. Saya juga tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, kita berprasangka baik aja, karena saya tidak ada selingkuh seperti yang diberitakan sebelumnya, jadi itu pernyataan saya ya pak,” sebut Prof. Hairunnas kepada awak media.

Posko Pengaduan Masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA :  0812 6830 5177 dengan melampirkan data pribadi. Sumber Erick S. (yasin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *