Anak Berusia 7 Tahun Warga Kecamatan Setu Positif Covid-19

428

dutapublik.com, BEKASI – Anak kecil berusia tujuh tahun, dinyatakan positif Covid-19, saat dilalukan tes swab antigen yang dilakukan Petugas Tiga Pilar Kecamatan Setu, yang dibantu Petugas Puskesmas setempat. Saat dilaksanakan tes swab kepada warga yang baru pulang dari mudik, pada Selasa (25/5).

Dari hasil tes swab tersebut, diketahui Anak berusia 7 tahun warga Kecamatan Setu yang tidak disebutkan identitasnya, hasil tesnya reaktif dan positif Covid-19. Kejadian tersebut diketahui setelah Petugas Tiga Pilar yang terdiri dari Polsek Setu, Petugas Kecamatan dan Koramil Setu melakukan monitoring tes swab antigen secara mobile di Puskesmas Setu.

“Ada puluhan warga yang hari ini kami lakukan tes swab antigen, salah satunya anak 7 tahun yang positif Covid-19 dan saat ini masih dalam pemantauan Petugas Gugus Tugas Covid-19” terang Kapolsek Setu AKP Mukmin, saat di Puskesmas Desa Suka Rahayu Kecamatan Setu.

Anak Kecil tersebut, kata Mukmin, kemungkinan besar tertular Covid-19 dari orang tuanya yang beberapa waktu yang lalu dinyatakan positif Covid-19.

“Anak 7 tahun yang positif Covid-19, di ketahui orang tuanya atau Bapaknya sudah dalam perawatan setelah positif terpapar Covid-19 dan saat ini sedang di isolasi di Rumah Sakit. Ada kemungkinan anak tersebut terjangkit dari Bapaknya yang sudah terlebih dahulu terpapar,” lanjut Mukmin.

Mukmin juga menambahkan, kegiatan Pengamanan dan Monitoring pelaksanaan test swab terhadap Masyarakat maupun Pemudik yang baru datang dari kampung halamannya, di wilayah Puskesmas Setu 2 di lakukan, guna megantisipasi kerumunan dan penegakkan PPKM mikro dengan menerapkan Prokes 3M. Dalam kesempatn tersebut Personel Polsek Setu mengimbau agar tertib tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Untuk anak 7 tahun yang positif saat ini masih dalam penanganan pihak tim medis dan rencana hari Jumat akan di lakukan tes kembali termasuk Ibu dan Kakaknya.”

“Petugas juga akan terus memonitoring kondisi anak tersebut, apabila nanti tetap kondisinya belum stabil akan dilakukan isolasi bersama dengan beberapa keluarganya,” tandas Mukmin. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *