Dikabarkan, Pejuang Devisa Yang Ditampung Di Syarikah Arco Saudi Arabia Banyak Yang Kabur Dan Diduga Ada Yang Meninggal Dunia

857

dutapublik.com, KARAWANG – Syarikah atau Agensi di kawasan negara Timur Tengah merupakan tempat panampungan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebelum ditempatkan di rumah pengguna jasa PMI atau Majikan untuk dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga (ART) atau pembantu.

Dengan kata lain, Syarikah merupakan satu perusahaan yang bertanggung jawab penuh jika terjadi hal-hal yang berkaitan dengan PMI atau TKI.

Adalah, Syarikah Arco, yang terletak di pemukiman Qurtubah kota Riyadh, Saudi Arabia, merupakan salah satu Agensi yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam penempatan PMI untuk pengguna perseorangan.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh media dutapublik.com, bahwa terdapat ratusan PMI ditampung di Syarikah Arco-Qurtubah. Beberapa di antaranya, PMI tersebut nekad mencoba untuk kabur dari kurungan Syarikah Arco-Qurtubah, Riyadh.

Keterangan Gambar 2: Peta Lokasi Kantor Syarikah Arco-Qurtubah, Riyadh, Saudi Arabia

“Assalamualaikum. Kita di sini banyak kejadian yang kabur. Pertama, belum lama ini dua orang kakinya patah. Terbaru, kejadiannya malam, sepuluh orang kabur. Pernah tujuh orang kabur, empat orang melarikan diri ke KBRI. Namun yang empat orang itu dikembalikan lagi karena ditebus oleh Syarikah Arco pusat,” ujar, salah seorang PMI sebut saja, Melati, belum lama ini.

Baca Juga:  Rayakan HUT Gerindra ke-15, Wakil Ketua DPRD Dari Gerindra Gelar Aksi Sosial

Melati, mengungkapkan bahwa para PMI yang kabur tersebut dikarenakan sudah 3 bulan lamanya tidak dipekerjakan di Majikan Negeri Unta.

“Saya, di sini sudah tiga bulan belum dapat Majikan. Saya ingin pulang saja. Tolong kami Pak. Kami di sini ketakutan. Kerja juga percuma kalau yang non, gak ada yang lama. Yang eks Saudi aja kerja ada yang tiga belas hari dipulangin lagi sama Majikan. Ada temen saya orang Serang-Banten, yang non cuma kerja lima jam dibalikin lagi sama Majikannya,” ungkapnya.

Diceritakannya, bahwa di Syarikah Arco-Qurtubah ada PMI yang meninggal akibat terjatuh dari lantai atas saat mencoba kabur.

Keterangan Gambar 3: Kondisi Jenazah PMI Yang Diduga Meninggal Dunia Di Kantor Syarikah Arco-Qurtubah, Riyadh, Saudi Arabia

“Dari sepuluh orang yang kabur dari lantai atas, sembilan orang selamat dan satu orang meninggal dunia akibat terjatuh dari lantai atas. Yang meninggal itu kabarnya dibawa ke Syarikah Arco pusat. Kemungkinan keluarganya di Indonesia tidak mengetahui kejadian itu,” tuturnya.

Baca Juga:  Gegerkan Warga Karawang, Dua Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang Di Dua Lokasi Berbeda

Sementara, Desi, salah seorang pegawai Syarikah Arco-Qurtubah, saat dikonfirmasi oleh media dutapublik.com terkait kebenaran informasi tersebut, Desi, menjelaskan bahwa para PMI yang ditampung di Syarikah Arco-Qurtubah, dalam kondisi baik-baik saja.

“Tidak ada yang meninggal Pak. Informasi tersebut hoaks. Para TKW di sini semuanya dalam kondisi sehat walafiat,” jelasnya, melalui pesan WhatsApp belum lama ini.

Dengan adanya kabar tentang dugaan nasib tidak beruntung para PMI yang ditampung di beberapa Syarikah, seyogianya pemerintah Indonesia harus segera melakukan evaluasi kinerja KBRI di kawasan negara Timur Tengah, demi menyelamatkan nasib para Pejuang Devisa Negara tersebut. (Nendi Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *