Desi Ratnasari Meriahkan Kampanye Terakhir Cawalkot Cirebon Paslon No 1 Dani – Fitria


dutapublik.com, CIREBON – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Dani Mardani dan Fitria Pamungkaswati, menggelar kampanye terakhir di Gedung Andalus City pada tanggal 23 November 2024.
Sesuai Peraturan KPU Nomor 8/2024, yang menetapkan bahwa masa kampanye berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024.

Sementara itu Desi Ratnasari hadir menambah semarak kampanye. Semangat Desi menggelegar saat tampil di acara kampanye dan mengajak seluruh pendukung menyatukan perjuangan disertai takbir untuk kemenangan paslon pada kontes pilkada 2024.

Desi Ratnasari berperan penting dalam kampanye pasangan Dani Mardani dan Fitria Pamungkaswati di Cirebon. Sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Jawa Barat, kehadirannya memberikan dukungan politik yang signifikan. Dalam acara penutupan kampanye pada 23 November 2024, Desi turut hadir di Andalus City, memperkuat pesan kedekatan paslon dengan masyarakat melalui hiburan seni dan budaya lokal. Ia juga berkontribusi dalam orasi politik yang menekankan pentingnya dukungan masyarakat untuk memenangkan Pilkada 2024

Acara ini dihadiri oleh ribuan pendukung dan dimeriahkan dengan pagelaran seni tari Sintren, sebuah kesenian tradisional yang kaya akan nilai budaya dan spiritual.

Kampanye ini merupakan bagian dari strategi mereka untuk menarik perhatian pemilih di tengah kondisi cuaca yang tidak mendukung. Pemilihan Gedung Andalus sebagai lokasi kampanye adalah langkah strategis untuk menampung banyak orang dan menghindari hujan yang sering terjadi saat ini.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi pasangan Dani dan Fitria untuk memperkenalkan visi dan misi mereka kepada masyarakat, terutama dalam konteks program-program unggulan yang mereka tawarkan.

Seni tari Sintren yang ditampilkan dalam acara tersebut membawa nuansa khas Cirebon. Tari Sintren adalah kesenian tradisional yang melibatkan elemen mistis dan spiritual, di mana penari berinteraksi dengan dunia gaib. Pertunjukan ini biasanya melibatkan seorang penari wanita yang dikenal sebagai Sintren, yang menari dengan iringan musik tradisional seperti kendang dan gamelan, serta menyanyikan lagu-lagu yang memiliki makna spiritual.

Papih Tanto Seorang Budayawan Kota Cirebon mengomentari bahwa Pagelaran ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya Cirebon. Tari Sintren sering kali dipentaskan dalam konteks ritual atau perayaan tertentu, sehingga kehadirannya dalam kampanye ini juga mencerminkan komitmen pasangan calon terhadap budaya lokal.

Acara kampanye yang dimeriahkan oleh pertunjukan seni ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Keterlibatan seni dalam kampanye diharapkan dapat memperkuat koneksi emosional antara pasangan calon dengan pemilih serta menunjukkan bahwa mereka menghargai warisan budaya daerah.
Dengan kombinasi antara program politik yang jelas dan pelestarian budaya melalui seni, Dani Mardani dan Fitria Pamungkaswati berusaha untuk membangun dukungan yang kuat menjelang pemilihan kepala daerah mendatang. (Haryudi)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *