dutapublik.com, MINAHASA – Bertempat di kantor baru Cabang Langowan, Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, pada Senin (10/02/2025), secara resmi Kantor Kas Bank Prisma Dana naik status menjadi Kantor Cabang Langowan. Perubahan status ini didasarkan pada Surat Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor: S-26/KO.163/2025.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Bank Prisma Dana meluncurkan produk Kredit Multiguna ASN serta skema pembiayaan untuk mendukung usaha. Pada kesempatan yang sama, bank ini juga meresmikan layanan Mobile Banking Prisma Smart. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya:
Deputi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Bapak Darmawan Hutabarat
Kepala OJK Wilayah Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara, Bapak Robert HP Sianipar
Pemegang saham pengendali BPR, Bapak Yoppi Lumintang
Direktur Utama BPR Prisma Dana, dr. Gerald Lumintang
Direktur BPR, Jefferson Lungkang
Direktur Pemasaran Bank Prisma Dana Cabang Langowan, Henly Rondonuwu
Jajaran pemegang saham dan direksi BPR Bank Prisma Dana se-Sulawesi Utara
OJK Dukung Akselerasi Digitalisasi BPR
Kepala OJK Wilayah Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara, Bapak Robert HP Sianipar, menyatakan dukungannya terhadap pertumbuhan perekonomian melalui Bank Prisma Dana.
“OJK Sulut mendorong BPR untuk meningkatkan pelayanan, termasuk bagaimana mempercepat akselerasi digitalisasi. Artinya, kecepatan pelayanan harus tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” ujar Sianipar kepada awak media usai acara.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa digitalisasi dalam sektor perbankan merupakan langkah penting yang harus segera diterapkan guna mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Perbankan perlu beradaptasi dengan digitalisasi agar pelayanan semakin efisien. Yang paling penting, implementasi digital harus dilakukan dengan baik agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.
Selain itu, Sianipar juga menekankan pentingnya analisis mendalam terhadap lingkungan dana dan penyaluran kredit agar terus meningkat.
“Saatnya melakukan analisis, survei, serta memahami lingkungan dana, termasuk dalam aspek penyaluran kredit. Semua ini harus terus ditingkatkan dan dipertahankan ke depannya,” jelasnya.
BI: Peran Bank Prisma Dana Semakin Krusial
Di tempat yang sama, Deputi Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara, Bapak Darmawan Hutabarat, juga memberikan pandangannya. Menurutnya, penguatan layanan perbankan, khususnya dalam menghimpun dana dan menyalurkannya kepada masyarakat, akan semakin baik.
“Harapannya, Bank Prisma Dana dapat terus berperan dalam menunjang perekonomian serta semakin banyak lembaga keuangan yang mengumpulkan dana dari masyarakat, khususnya di sektor perbankan,” terang Darmawan.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Bank Prisma Dana, terutama Cabang Langowan, diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan perekonomian dan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
“Perubahan status dari kantor kas menjadi kantor cabang Langowan merupakan bentuk nyata aktualisasi dan komitmen dalam memperluas akses layanan keuangan. Dengan keberadaan 24 kantor pelayanan Bank Prisma Dana, kami optimis dapat mencapai target pertumbuhan nasional sebesar 8%,” tandasnya. (Effendy)


