Kapolresta Dampingi Kapolda Riau Sampaikan Gagasan “Green Policing” Pada Pembekalan Purna Studi Wisudawan UMRI

129

dutapublik.com, PEKANBARU – Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., menghadiri kegiatan Baitul Arqom dan Pembekalan Purna Studi bagi calon Wisudawan dan Wisudawati ke-XXVIII Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) tahun 2025, yang diselenggarakan pada Sabtu (19/4/2025) di Aula Lt. 3 Kampus UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh sekitar 500 mahasiswa serta sejumlah tokoh penting, antara lain PJU Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., Rektor UMRI Dr. Saidul Amin, M.A., serta para dosen dan pembina mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UMRI menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolda Riau beserta rombongan. Ia juga mengapresiasi inisiatif Kapolda dalam mendukung program pelestarian lingkungan serta mendorong personel Polda Riau untuk menempuh pendidikan di berbagai jurusan akademik di UMRI, tidak hanya terbatas pada bidang hukum.

Sementara itu, dalam paparannya, Kapolda Riau mengangkat isu-isu global dan nasional, termasuk potensi dampak ekonomi akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok terhadap Indonesia. Menurutnya, jika tidak diantisipasi, hal ini dapat berdampak pada meningkatnya angka pengangguran dan kriminalitas di dalam negeri.

Lebih lanjut, Kapolda memperkenalkan konsep Green Policing sebagai pendekatan strategis yang memadukan tugas kepolisian dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. “Green Policing bukan hanya strategi, tetapi juga arah baru pemolisian yang lebih humanis dan berlandaskan nilai keberlanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini dibangun atas tiga landasan keilmuan: ontologis (polisi sebagai penjaga keteraturan dan kelestarian), epistemologis (menjunjung keadilan ekologis dan hak asasi manusia), serta aksiologis (polisi sebagai agen perubahan lingkungan). Kapolda menegaskan bahwa polisi tidak hanya penegak hukum, tetapi juga penjaga kehidupan—hutan, udara, air, dan ruang hidup masyarakat.

Untuk memperkuat efektivitas Green Policing, Kapolda Riau menekankan pentingnya kemitraan pentahelix antara pemerintah, swasta, media, akademisi, LSM, dan tokoh adat.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB ini berjalan dengan aman dan tertib. Acara ini sekaligus menjadi wadah refleksi intelektual dan motivasi bagi para calon wisudawan untuk menjadi generasi yang inspiratif, inovatif, dan berdaya saing dalam mewujudkan semesta yang mencerahkan. (NH)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *