Mengenal Laskar Ular Putih Alias White Snake Trooperes (Whistroop)

174

dutapublik.com, Mencermati perkembangan dan perubahan lingkungan strategis yang sangat dinamis serta meningkatnya ketegangan di beberapa kawasan berdampak pada satu situasi dunia yang penuh dengan ketidakpastian (uncertainty). Oleh karena itu, semua warga negara harus selalu siap sedia dan siaga terhadap segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dan berdampak pada terganggunya pertahanan dan keamanan negara. Terlebih, panggilan bela negara merupakan hak dan sekaligus kewajiban bagi setiap warga negara, sehingga berbagai upaya untuk menggugah kesadaran kolektif dalam memenuhi panggilan negara harus direspons secara positif dan penuh kesadaran.

Salah satu instrumen yang sangat penting dalam pertahanan dan keamanan negara adalah seluruh pemangku fungsi intelijen. Namun, di lain sisi, negara masih memiliki banyak keterbatasan dalam mendidik, mencetak, dan melahirkan kader intelijen yang mengawangi, menjaga, dan mengawasi seluruh garis batas negara yang sangat luas dan garis pantai yang panjang, serta terdiri dari belasan ribu pulau. Dengan demikian, atas dasar kesadaran penuh untuk mencetak dan menyiapkan kader intelijen guna mendukung kebutuhan objektif negara serta memperkuat sistem pertahanan negara, maka dibutuhkan partisipasi aktif dari setiap warga negara tanpa harus membebani anggaran negara. Akhirnya, dibentuklah sebuah komunitas khusus yang tergabung dalam Laskar Ular Putih.

Laskar Ular Putih atau White Snake Troopers (Whistroop) merupakan Komunitas Intelijen Pendekar, yaitu kumpulan para pendekar yang sudah dididik disiplin ilmu dan keterampilan intelijen, sehingga fisik, pikiran, dan mentalnya sudah teruji dan terdidik untuk bergerak dengan senyap dan tahu apa yang harus dilakukan dalam membaca dan mencermati keadaan, serta siap membela negara dalam menghadapi setiap ancaman, baik ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam.

Baca Juga:  Peduli Dengan Kondisi Anggotanya, Ketua KNPI Riau Kunjungi RS Prima Pekanbaru

Semboyannya adalah “Bergerak Tanpa Terlihat”, artinya selalu siap bergerak dengan cepat, akurat, dan tepat, namun tetap tidak terlihat karena di setiap gerak, langkah, tatap, dan ucapnya menjunjung tinggi kerahasiaan.

Prinsip-prinsip yang dipegang teguh adalah:

1. Sekali melangkah ke depan, pantang surut ke belakang, artinya ketika menyatakan diri sebagai bagian dari Laskar Ular Putih maka selalu siap melaksanakan tugas kapan pun dan di mana pun. Tidak ada kesempatan untuk beralasan mundur guna menghindar dari panggilan tugas.

2. Mata dan telinga terbuka 24 jam, artinya tidak ada waktu untuk lengah dan berleha-leha karena penglihatan dan pendengaran harus selalu terjaga dan siaga sepanjang waktu.

3. Satu kali berkedip, kepala pecah berkeping, artinya jika satu detik saja lalai, maka kehancuran dan kematian adalah risiko yang harus diterima dari setiap kelalaian dalam tugas.

4. Menjaring angin dan mengukir awan, artinya mampu melaksanakan sesuatu yang dianggap mustahil oleh orang lain, mampu melihat sesuatu yang tidak terlihat, serta mampu mendengar di tengah hiruk pikuk gemerlap ketidakteraturan.

5. Tahu apa yang tidak diketahui, artinya harus selalu tahu setiap pergerakan dan kejadian secara detail, bahkan wajib mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh orang lain. Mata, telinga, dan pikirannya harus mampu menembus batas dan sekat, sekalipun berlapis baja dan beton.

Syarat Pendaftaran:

1. Warga Negara Indonesia (laki-laki/perempuan).

2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga:  Kejari Bandar Lampung Terima Penghargaan Dan Teken Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

4. Berkelakuan baik dan tidak pernah terlibat tindak pidana, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

5. Sehat jasmani dan rohani, yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

6. Bukan pengguna narkoba, yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

7. Memiliki keterampilan bela diri, seperti pencak silat, karate, dan sejenisnya.

8. Memiliki tekad dan integritas yang kuat serta mampu menjaga kerahasiaan.

9. Siap mengikuti seluruh tahapan seleksi yang ditentukan panitia seleksi.

Pendidikan Wajib yang Harus Diikuti:

Basic Combat Training

Introduction to Intelligence Studies

Intelligence Collection & Intelligence Operations

Intelligence Analysis

Intelligence PED: processes & technologies used to collect, exploit, and disseminate intelligence information

Leadership and Communication

Specialized Areas: Counter-Terrorism, Cyber Intelligence, or Human Intelligence (HUMINT)

Intelligence Operations and Tactics: Intelligence Gathering and Analysis

Megaterrorism: A New Challenge for a New Century

Nuclear, Biology & Chemical (NBC) Weapons

Psychological & Ecological Megaterrorism

Management & Response

State of Emergency Practice

International Instruments for Combating Terrorist Financing

Cooperation and Intelligence Cycle

Terrorist Tactics and Their Destructions (Bombings, Hijacking, Assassination, & Suicide Attacks)

International Law Aspects of Countering Terrorism

Human Rights, Terrorism, and Counter-terrorism

Bagi setiap pendekar di tanah air yang merasa terpanggil atas dasar kesadaran pribadi dengan penuh dedikasi dan pengabdian, maka dapat bergabung di komunitas ini dengan mengikuti segala syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Codepoint WHISTROOP. (Yasin Al Amin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *