Asta Cita Sebagai Kompas Utama Kebangkitan Nasional

148

dutapublik.com, MADINA – Pemerintah menetapkan Asta Cita, yang dicetuskan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai kompas utama Kebangkitan Nasional dalam meneguhkan arah perjalanan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sopandi Paloh, saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 yang digelar di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Panyabungan, Selasa (20/5/2025).

Dalam pidato yang dibacakan Kapolres Arie, Menkomdigi Meutya Viada Hafid menyampaikan beberapa amanat penting. Di antaranya, bahwa di tengah polarisasi dunia, Indonesia mengambil posisi sebagai trusted partner yang bebas dalam menentukan kepentingan nasional, serta aktif membangun dialog produktif dengan berbagai pihak.

Prinsip ini menjadikan Indonesia semakin dihormati di berbagai forum internasional. Kehadiran Indonesia di panggung global bukan hanya untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberikan manfaat bersama.

Menteri Meutya menjelaskan bahwa dalam 150 hari pertama Pemerintahan Presiden Prabowo–Gibran bersama Kabinet Merah Putih, telah dilakukan berbagai langkah strategis yang dimulai dari hal-hal mendasar.

Di bidang kesejahteraan sosial, program Makan Bergizi Gratis telah dinikmati lebih dari 3,5 juta anak Indonesia. Langkah ini, meski tampak sederhana, menjadi landasan penting bagi masa depan bangsa.

Di bidang kesehatan, lebih dari 777.000 masyarakat telah merasakan manfaat layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Di bidang ekonomi, pembentukan Danantara Investment Agency merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mengelola kekayaan nasional secara terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, di bidang pengembangan sumber daya manusia, pemerintah mempercepat kehadiran pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital untuk menjawab tantangan besar era transformasi digital.

Seluruh upaya tersebut berpulang pada satu tujuan besar: membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat.

Upacara Harkitnas ini diikuti oleh jajaran Forkopimda, para asisten, staf ahli, kepala OPD di lingkungan Pemkab Madina, ASN, serta para pelajar. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *