Tim Raga Polresta Pekanbaru Gencarkan Patroli Malam Cegah Geng dan Anarkisme

121

dutapublik.com, PEKANBARU – Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polresta Pekanbaru melalui Tim Raga (Riau Anti Gank dan Anarkisme) menggelar patroli malam di sejumlah titik rawan gangguan keamanan di wilayah Kota Pekanbaru, Selasa malam (8/7/2025).

Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar lokasi-lokasi strategis seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, Stadion Utama, Nangka Ujung, Jalan Soekarno Hatta, Stadion Rumbai, hingga Jembatan Siak IV.

Dalam patroli tersebut, personel Tim Raga bersama tim opsnal dan Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru menelusuri sejumlah lokasi yang dianggap rawan tindak kriminal, sebagai langkah antisipasi terhadap kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba.

Selain melakukan patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Warga juga diajak untuk tidak ragu melaporkan segala potensi gangguan kamtibmas yang terjadi di sekitarnya.

Hasil patroli malam tersebut, petugas mendapati 38 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Petugas kemudian memberikan teguran kepada pemilik kendaraan agar segera mengganti knalpot tersebut dengan knalpot standar.

Kapolresta Pekanbaru menyatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus upaya menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.

“Dengan kehadiran Tim Raga di lapangan, kami berharap masyarakat merasa lebih aman dan para remaja bisa diarahkan ke kegiatan yang positif. Ini bagian dari strategi menurunkan angka kriminalitas di Kota Pekanbaru,” ujar Kapolresta.

Kegiatan patroli malam berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali, serta mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat di lapangan.

(NH)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *