dutapublik.com, GARUT – Dengan semangat kebersamaan, Kepala Kelurahan Kota Wetan beserta jajarannya terus bersinergi dengan masyarakat dalam membangun lingkungan. Program pembangunan yang dilaksanakan meliputi pembangunan jalan lingkungan, drainase, saluran air limbah rumah tangga, hingga pos pelayanan terpadu. Semua kegiatan tersebut bersumber dari dana APBD Pemkab Garut (dana kelurahan).
Menanggapi pemberitaan dari salah satu media online, Kepala Kelurahan Kota Wetan, Wahyu Setiawan, S.E., M.A.P, pada 2 September 2025 menegaskan bahwa pembangunan di salah satu RW bukan hanya sebesar Rp4.800.000.
“Mari kita buka nalar dengan baik. Mustahil pembangunan jalan lingkungan sepanjang 110 meter hanya menelan biaya Rp5 juta kurang,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi, Ketua RW 10 membantah pemberitaan tersebut. Ihat Solihat menegaskan bahwa ia belum pernah dimintai keterangan atau diwawancara oleh jurnalis yang bersangkutan. Ia meminta media untuk lebih teliti dalam mencari data agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Nono, salah satu anggota kelompok masyarakat (Pokmas), juga menyampaikan agar media lebih bijak dalam menulis berita. Ia bahkan menduga ada kepentingan tertentu di balik pemberitaan tersebut.
Hal senada disampaikan oleh Ade Karno, salah satu warga RW 10, yang merasa sangat kecewa. Ia berharap agar media yang memberitakan segera melakukan ralat demi menjaga ketenangan warga. (Made)





