dutapublik.com, PELALAWAN – Wakapolres Pelalawan, KOMPOL Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M., bersama Kapolsek Pangkalan Kuras, KOMPOL Rinaldy Parlindungan, S.H., melakukan pengecekan langsung progres budidaya jagung pipil di lahan KUD Sialang Makmur, Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.20 WIB tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program prioritas nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Perizinan dan Pertanian Kabupaten Pelalawan Budi Surlani, S.H., M.H., Kabid Pangan M. Taufik, SP, Kasat Samapta Polres Pelalawan AKP Osben Samosir, S.H., Kanit Binmas AKP Yandri, Ps. Kasium Aiptu Arisman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sorek Satu Aipda Alamsah, Bhabinkamtibmas Desa Sialang Indah Aipda Samuel Sihite, personel Polsek Pangkalan Kuras, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ratna Wulansari, serta Ketua Kelompok Tani Sunar.
Dalam pengecekan tersebut, rombongan meninjau empat hamparan lahan jagung pipil dengan total luas mencapai 40 hektare.
Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung pada kuartal pertama tumbuh dengan baik, memiliki tinggi antara 1,5 hingga 2,7 meter, telah berbunga dan mulai berbuah. Perawatan berupa pemupukan dan penyemprotan hama juga telah dilakukan secara rutin.
Untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, penyiraman tanaman dibantu menggunakan armada pemadam kebakaran Kecamatan Pangkalan Kuras dengan frekuensi minimal satu kali dalam sepekan.
Sementara itu, tanaman jagung pada kuartal kedua telah mencapai tinggi sekitar 20 hingga 35 sentimeter. Meski ditemukan beberapa tanaman mengalami pertumbuhan kurang optimal atau stunting dengan tinggi 5 hingga 15 sentimeter, upaya pemupukan terus dilakukan guna mempercepat pertumbuhannya.
Selain itu, dari total lahan yang dipersiapkan, sebanyak 17 hektare telah selesai dibajak dan 12 hektare di antaranya sudah ditanami jagung.
Kadis Perizinan dan Pertanian Kabupaten Pelalawan, Budi Surlani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.
“Saat ini memasuki musim kemarau. Kami telah berkoordinasi dengan Damkar Kecamatan Pangkalan Kuras untuk membantu penyiraman tanaman minimal satu kali seminggu agar tanaman tidak layu dan hasil panen tetap maksimal,” ujarnya.
Kabid Pangan Kabupaten Pelalawan, M. Taufik, menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi adalah kondisi hamparan lahan yang tidak lagi terpusat dalam satu lokasi.
“Awalnya lokasi penanaman berada dalam satu hamparan besar, namun sekarang terbagi menjadi beberapa titik seluas 2 hingga 6 hektare. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengaturan perawatan dan sistem irigasi,” katanya.
Ketua Kelompok Tani, Sunar, menyampaikan apresiasi kepada Polri dan Dinas Pertanian yang terus memberikan pendampingan kepada petani.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Polri dan Dinas Pertanian dalam menyukseskan program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia. Kami akan berusaha maksimal hingga masa panen tiba,” ungkapnya.
Wakapolres Pelalawan KOMPOL Asep Rahmat menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan petani menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Tantangan di lapangan cukup beragam, mulai dari kondisi tanah hingga gangguan hama, termasuk monyet. Namun dengan kerja sama yang baik, kami optimistis program ini dapat berjalan sukses dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kapolsek Pangkalan Kuras KOMPOL Rinaldy Parlindungan meminta para petani untuk terus semangat dalam mengelola lahan pertanian karena program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Polres Pelalawan.
Kegiatan berakhir pada pukul 09.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Pengecekan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Pelalawan, dan petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





