Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Panglima TNI Pada Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif 2026 di Akmil Magelang

4

dutapublik.com, MAGELANG – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dalam Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif Tahun 2026 yang digelar di Stadion Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis (25/6/2026).

Upacara tersebut menjadi momen penting bagi para peserta pendidikan yang resmi dilantik sebagai perwira TNI dan siap mengemban amanah pengabdian kepada bangsa dan negara.

Prosesi Prasetya Perwira berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat. Melalui pengucapan sumpah perwira, para lulusan Diktukpa TNI Integratif secara resmi memasuki jenjang kepemimpinan sebagai perwira TNI.

Momentum ini menjadi tonggak awal lahirnya generasi pemimpin baru yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan tugas di masa depan dengan profesionalisme, loyalitas, dan dedikasi tinggi.

Usai menghadiri upacara, Pangdam IV/Diponegoro mendampingi Panglima TNI melakukan kunjungan ke Museum Diponegoro Magelang. Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau berbagai koleksi sejarah dan dokumentasi perjuangan Pangeran Diponegoro sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Kunjungan ini menjadi sarana untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan patriotisme yang diwariskan kepada generasi penerus.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Museum Jenderal Sudirman Magelang. Panglima TNI beserta rombongan melihat berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kunjungan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya semangat pengabdian, keteladanan, dan jiwa juang yang telah diwariskan oleh para pahlawan bangsa.

Melalui rangkaian kegiatan ini, semangat membangun pemimpin masa depan berpadu dengan upaya meneladani jejak perjuangan para pahlawan. Nilai-nilai kepemimpinan, keberanian, serta pengabdian yang diwariskan para pendahulu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para perwira muda dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Yasin Al Amin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *